• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Tak Ada Mafia Tanah, Warga Pantura Tangerang Dukung Pembangunan

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 7 Maret 2021 - 13:17
in Megapolitan
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tokoh masyarakat dan warga di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang mendukung rencana pembangunan pemerintah yang justru akan membuka lapangan kerja untuk masyarakat. Selain membuka lapangan pekerjaan, warga Pantura juga menyebut tidak ada mafia tanah dalam transaksi jual beli tanah.

Ketua DPD Banten Komite Anti Mafia Politik dan Anti Korupsi Masyarakat Adil Sejahtera (Kampak Mas), Ahmad Zaini mengatakan warga serta tokoh masyarakat di Pantura mendukung penuh pembangunan dan pembebasan lahan yang dilakukan oleh pihak pengembang.

BacaJuga:

Mayapada Neuro Connect 2026 Hadirkan Lebih dari 2.000 Dokter, Bahas Inovasi Penanganan Penyakit Saraf

Buntut Kericuhan RUA IKA FH Trisakti, Azis Syamsuddin Minta SC-OC Evaluasi Pemungutan Suara

BMKG: Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

“Di Kecamatan Teluk Naga enggak saya jumpai kasus mafia tanah, warga selama ini yang saya tahu tidak ada keluhan soal itu, mereka punya lahan dan sudah dibeli oleh pihak pengembang dengan aman dan lancar,” kata Ahmad Zaini dalam keterangan, Minggu (7/3/2021).

Menurut dia, sampai hari ini pihaknya tidak menemukan adanya laporan dari warga Kecamatan Teluk Naga terkait dengan adanya mafia tanah. “Warga serta tokoh Pantura dukung pembangunan dan pembebasan lahan yang di lakukan pihak pengembang, karena selama ini tidak ada keluhan dari masyarakat,” jelasnya.

Kepala Desa Lemo, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tanggerang Utara, Satria S. IP mengatakan pembangunan daerahnya tersebut selama ini berjalan lancar. “Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Tidak ada kendala. Kalau pun ada, kita mediasikan. Kita bisa selesaikan itu,” kata Satria.

Dikatakan Satria bahwa dalam pembangunan tersebut pihak pengembang telah melakukan pembebasan lahan terhadap warga berdasarkan kesepakatan bersama antara pengembang dan warga. Tidak ada mafia tanah. Semua sesuai prosedur pembelian.

“Nggak ada ya (mafia tanah) kalau untuk indikasi ke situ. Dan kita melihat sesuai dengan prosedur pembelian, kesepakatan harga masing-masing antara pihak penjual-pembeli,” jelasnya.

Selain itu, kata Satria, sebagai lurah, ia tidak ikut campur untuk mempengaruhi jual-beli antara pihak pengembang dan warga. “Kita sebagai kepala desa hanya sebatas mengetahui, masalah bicara harga antara pihak penjual dan pembeli,” terangnya.

Satria juga menuturkan bahwa pembangunan hingga sejauh ini berjalan lancar. Tidak ada warga masyarakat yang melaporkan sengketa kepada kepala Desa. Sebagai kepala desa, ia sangat mendukung pembangunan tersebut.

“Alhamdulillah, sejauh ini untuk wilayah di Desa Lemo lancar-lancar aja. Tidak ada masyarakat yang melaporkan ke Desa. Walaupun jikalau ada kita bantu mediasi. Bahwa kita itu sebagai kepala desa pelayanan masyarakat, dan kita mendukung percepatan pembangunan program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah untuk Kemajuan Tanggerang Utara,” tuturnya.

Pembangunan tersebut juga telah membantu warga masyarakat mendapatkan pekerjaan. Karena telah membuka lapangan pekerjaan. “Dan Alhamdulillah, juga masyarakat di daerah Desa Lemo terbantu dengan pembangunan tersebut. Terbantunya karena mereka sudah bisa kerja, adanya lapangan pekerjaan baru,” pungkasnya.

Sementara itu, Roshid, salah seorang warga masyarakat di Perbatasan DKI dan Tangerang Utara menceritakan lancarnya pembayaran jual-beli tanah oleh pengembang.“Kalau pembayaran si, ya lancar-lancar aja kalau saya mah! Kalau sampai sekarang saya masih lancar nggak ada masalah,” kata Roshid saat dihubungi pada hari yang sama.

Mengenai mekanisme jual beli tanah, dia menuturkan bahwa hal itu tergantung antara penjual dan pembeli. Tidak terikat oleh harga patokan Surat Keputusan Pemerintah. “Kalau saya tawar menawar. Ya kesepakatan bersama. Kalau saya, Alhamdulillah lancar-lancar aja. Cuma emang pembayarannya dua kali pembayaran. (Tapi) Selama ini lancar-lancar aja,”pungkasnya. (gin)

Tags: mafia tanahTangerang

Berita Terkait.

Mayapada Neuro Connect 2026 Hadirkan Lebih dari 2.000 Dokter, Bahas Inovasi Penanganan Penyakit Saraf
Megapolitan

Mayapada Neuro Connect 2026 Hadirkan Lebih dari 2.000 Dokter, Bahas Inovasi Penanganan Penyakit Saraf

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:34
India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Asal Indonesia, Potensi Ekspor Meningkat
Megapolitan

Buntut Kericuhan RUA IKA FH Trisakti, Azis Syamsuddin Minta SC-OC Evaluasi Pemungutan Suara

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:47
BMKG: Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini
Megapolitan

BMKG: Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:09
byd
Megapolitan

Mobil BYD Tabrak 5 Kendaraan di Jaksel, Pengendara Motor Patah Kaki

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:25
cuaca
Megapolitan

Akhir Pekan Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta Selatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:10
bc2
Megapolitan

Bea Cukai Bogor Amankan Satu Juta Batang Rokok Ilegal dalam Sehari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:17

OLAHRAGA

BLISPI
Olahraga

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Editor Nasuha
Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16

INDOPOSCO.ID - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin membuka Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Youth Cup...

SelengkapnyaDetails
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    3201 shares
    Share 1280 Tweet 800
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    995 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.