• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BKPM Petakan Sektor Berpotensi Tumbuh Positif pada Tahun Mendatang

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 3 Maret 2021 - 23:15
in Ekonomi
Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Foto: Dok. BKPM

Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Foto: Dok. BKPM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memetakan sektor-sektor yang berpotensi untuk tumbuh positif pada tahun-tahun mendatang dengan memperhatikan tingkat risiko serta berdampak tinggi yang diproyeksikan bisa produktif dan relatif aman dalam investasi.

“Kami berkolaborasi dengan Bank Indonesia memetakan sektor mana saja yang bisa tumbuh dengan baik ke depan, kita bagi dengan risiko rendah dan medium, serta dampak yang tinggi dan medium dan akhirnya menghasilkan dua prioritas,” kata Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro BKPM Indra Darmawan dalam webinar tentang yang dipantau di Jakarta, Rabu (3/3/2021), dilansir Antara.

BacaJuga:

Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026

Hadiri TikTok ForYouBeauty 2026, Wamen Ekraf Dukung Brand Lokal Naik Kelas

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

Dia mengatakan BKPM membagi sejumlah sektor dengan kategori risiko renda berdampak medium, risiko rendah berdampak tinggi, risiko medium berdampak medium, dan risiko medium berdampak tinggi. Dampak ekonomi yang dinilai adalah deviasi, pertumbuha, multiplier output, dampak tenaga kerja, dan nilai tambah.

Dari keempat kategori tersebut kemudian menghasilkan dua kategori prioritas, yaitu prioritas I terdapat enam sektor dan prioritas II terdapat 15 sektor yang diperkirakan akan memiliki pertumbuhan yang produktif.

BKPM menilai, penggabungan kedua prioritas sektor investasi tersebut bisa berkontribusi hingga lebih dari 35 persen terhadap PDB. “Yang kalau kita kombinasi dua sektor prioritas ini akan berkontribusi ke 35 persen PDB,” kata Indra.

Pada prioritas investasi pertama beberapa sektor yang diproyeksi bisa tumbuh produktif dengan aman antara lain industri makanan dan minuman, industri kimia; farmasi; dan obat tradisional, kehutanan dan penebangan kayu, tanaman hortikultura, tananman perkebunan, dan pertambangan bijih logam.

Sedangkan pada prioritas kedua, sektor yang berpotensi tumbuh yaitu industri kayu,industri furnitur, peternakan, industri logam dasar, tanaman pangan, jasa pertanian dan perburuan, pengadaan air, pengolahan tembakau, industri TPT, informasi dan komunikasi, real estat, industri barang dari logam, industri barang galian bukan logam, industri kulit, serta industri mesin dan perlengkapan. (arm)

Tags: BKPMpenanaman modal

Berita Terkait.

Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026
Ekonomi

Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:06
Irene-Umar
Ekonomi

Hadiri TikTok ForYouBeauty 2026, Wamen Ekraf Dukung Brand Lokal Naik Kelas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:07
jakone
Ekonomi

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:13
Prestasi Bening Saguling Foundation dalam meraih Kalpataru Lestari 2026 menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Foto: Dokumen PLN IP
Ekonomi

INVIROTECH 2026 Jadi Panggung PLN Indonesia Power Tunjukkan Komitmen ESG dan Dekarbonisasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:39
abdul
Ekonomi

Komisi IV DPR Dorong Keterlibatan Akademisi dalam RUU Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11
gadai
Ekonomi

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:42

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1521 shares
    Share 608 Tweet 380
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.