• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bea Cukai Kenali Lebih Jauh Pengguna Jasanya lewat Program Customs Visit Customer

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 26 Februari 2021 - 20:59
in Ekonomi
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Beragam cara ditempuh Bea Cukai untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digagas pemerintah pada 11 Mei 2020, di tengah pandemi Covid-19. Dukungan Bea Cukai ditujukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dengan tujuan melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya.

Untuk terus berkontribusi aktif dalam hal tersebut, kantor-kantor pelayanan Bea Cukai di beberapa daerah melancarkan program Customs Visit Customer (CVC) ke perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat, sebagai wadah untuk mengenali lebih jauh para pengguna jasa sekaligus wadah diskusi dan asistensi antara Bea Cukai dan pelaku industri.

BacaJuga:

539 Anak Muda Terpilih, Pertamina Buka Pintu Menuju Dunia Kerja

Makin Praktis, Kini Cicil Emas Bisa Langsung Lewat Aplikasi BRImo

Kemenkop Gandeng KLH Dorong Koperasi Masuk Pasar Karbon dan Ekonomi Sirkular

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Timur II, Oentarto Wibowo melaksanakan CVC ke PTPN X Unit Industri Bobbin dan PT Penyelesaian Masalah Property (PMP) di Jember, Selasa (23/2/2021).

Menurut Oentarto CVC yang menjadi salah satu agenda dalam lawatannya ke Bea Cukai Jember tersebut bertujuan untuk melihat proses bisnis dari kedua perusahaan kawasan berikat penghasil cerutu, sekaligus pemberian asistensi dan diskusi terkait kendala yang dihadapi oleh kedua kawasan berikat tersebut.

“Kegiatan ini sekaligus mewujudkan arahan dari Presiden agar pemerintah dapat menciptakan kebijakan yang memudahkan sekaligus menstimulus kegiatan ekspor,” kata Oentarto.

Dia juga meninjau proses bisnis perusahaan yang diawali dengan melihat alur pemasukan bahan baku cerutu sampai dengan proses pengepakan produk cerutu yang siap diekspor.

“Selanjutnya kami juga melaksanakan asistensi kepatuhan yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan memastikan bahwa proses bisnis pada kedua kawasan berikat tersebut telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang kepabeanan dan undang-udang cukai yang berlaku,” ujar Oentarto.

Tak berhenti sampai di situ, ia dan jajaran juga menggelar dialog bersama untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh kawasan berikat dalam kegiatannya sehari-hari.

“Kami berharap dengan adanya kunjungan dari Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II dan Bea Cukai Jember ini dapat meningkatkan kepatuhan kawasan berikat sekaligus membantu kawasan berikat dalam menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi sehingga kedua perusahaan tersebut dapat lebih berkembang dan menjadi makin baik,” tutur Oentarto.

CVC ke kawasan berikat juga dilaksanakan Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Hengky Aritonang dengan mengunjungi PT Mega Andalan Kalasan (MAK), pada 17 Februari 2021. Perusahaan kawasan berikat yang berlokasi di Jalan Raya Piyungan-Prambanan, Sleman ini bergerak di bidang hospital equipment meliputi berbagai macam bed series. Rombongan Bea Cukai Yogyakarta disambut oleh CEO perusahaan, Buntoro Setio Mulyo.

“Saat itu Pak Buntoro menjelaskan perjalanan MAK yang dimulai dari bengkel menjadi perusahaan peralatan rumah sakit pada tahun 1988 sampai dengan saat ini. MAK tumbuh menjadi salah satu perusahaan manufaktur di bidang hospital equipment terbaik di Indonesia dan saat ini termasuk sepuluh perusahaan besar di dunia yang memiliki kapasitas produksi alat kesehatan yang cukup besar. MAK mampu menyisihkan produsen dalam negeri yang jumlahnya sekitar 193 perusahaan,” jelas Hengky mengutip kata-kata Buntoro.

Ia menambahkan, produk MAK sudah mendunia, diekspor ke Jepang dan bahkan ke beberapa high risk country, yaitu Tanzania, Sudan dan Libya.

PT MAK juga sangat mendukung dalam penanggulangan pandemi Covid-19 dengan memperbanyak produksi yaitu mencapai 4 ribu bed/tempat tidur dalam setiap bulan sehingga dapat mencukupi kebutuhan tempat tidur rumah sakit di berbagai negara.

“Di akhir kunjungan, kami mengucapkan terima kasih kepada MAK atas kerja sama yang terjalin selama ini. Atas kinerja dan kepatuhan yang baik, MAK sempat dinobatkan sebagai perusahaan pembayar pajak terbesar untuk Kabupaten Sleman pada tahun 2014 sampai dengan 2016 dengan menyetorkan pajak puluhan miliar rupiah ke kas negara,” terang Hengky.

Fasilitas kawasan berikat yang diberikan Bea Cukai memang diyakini mampu memberikan banyak manfaat kepada perusahaan, salah satunya adalah tersedianya fasilitas perpajakan dan kepabeanan yang memungkinkan pengusaha kawasan berikat dapat menciptakan harga yang kompetitif di pasar global serta dapat melakukan penghematan biaya perpajakan.

Hal ini pula yang membuat Harita Group, perusahaan tambang yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara mengajukan permohonan izin operasional pengusaha dalam kawasan berikat (PDKB).

Menanggapi permohonan izin operasional tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Ternate, Dicky Hadi Pratama melaksanakan CVC ke kantor Harita Group.

“Kami mengecek batas-batas lokasi dari setiap PDKB dan melakukan kegiatan stock opname yang merupakan salah satu persyaratan untuk mendapatkan izin operasional kawasan berikat. Dalam kegiatan stock opname dilakukan pendataan saldo awal atas bahan baku, bahan penolong, barang modal, peralatan perkantoran, dan bahan dalam proses dari setiap PDKB, data tersebut nantinya akan dicantumkan dalam IT Inventory sebagai saldo awal ketika PDKB mulai beroperasional,” jelasnya.

Dicky berharap dengan terlaksananya CVC tersebut, pendirian kawasan berikat Harita Group dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara. (ipo)

Tags: Bea Cukaicustoms visit customer

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

539 Anak Muda Terpilih, Pertamina Buka Pintu Menuju Dunia Kerja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:23
gadai
Ekonomi

Makin Praktis, Kini Cicil Emas Bisa Langsung Lewat Aplikasi BRImo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:03
ferry
Ekonomi

Kemenkop Gandeng KLH Dorong Koperasi Masuk Pasar Karbon dan Ekonomi Sirkular

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:35
elnusa
Ekonomi

Menengok Dapur Energi Elnusa, Teknologi Vibroseis Jadi Salah Satu Andalan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:22
btn
Ekonomi

BTN dan PPATK Perbaiki 20 Rumah Tidak Layak Huni, Bantu Keluarga Prasejahtera

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:35
Geely
Ekonomi

Catat Hasil Positif di GIIAS 2026, Geely Group Kantongi 3.033 SPK

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:19

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3674 shares
    Share 1470 Tweet 919
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.