• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Korea Selatan Gunakan Vaksin Pfizer pada 27 Februari

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 22 Februari 2021 - 04:15
in Internasional
Seorang perawat ikut serta dalam latihan simulasi vaksinasi penyakit Covid-19 di pusat vaksinasi Covid-19 di Seoul, Korea Selatan, Selasa (9/2/2021). Foto: Antara/Reuters/Kim Hong-Ji/Pool/HP/sa/am

Seorang perawat ikut serta dalam latihan simulasi vaksinasi penyakit Covid-19 di pusat vaksinasi Covid-19 di Seoul, Korea Selatan, Selasa (9/2/2021). Foto: Antara/Reuters/Kim Hong-Ji/Pool/HP/sa/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Korea Selatan akan mulai memberikan sebagian dari 117 ribu dosis vaksin virus corona yang diproduksi Pfizer pada 27 Februari 2021, sehari setelah negara tersebut memulai vaksinasi pertamanya dengan produk AstraZeneca.

Vaksin AstraZeneca pertama dijadwalkan diberikan pada Jumat (26/2/2021), kemudian disusul dengan suntikan Pfizer keesokan harinya, kata Perdana Menteri Chung Sye-kyun dalam pertemuan pemerintah, seperti dilaporkan Yonhap, Minggu (21/2/2021), dikutip melalui Antara.

BacaJuga:

Jemaah Diminta Jaga Kondisi Fisik di Tengah Cuaca Ekstrem di Tanah Suci

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz

“Pada 26 Februari, 117.000 dosis vaksin Pfizer akan tiba di negara itu dan vaksin akan diberikan kepada staf medis yang merawat pasien virus corona mulai 27 Februari,” kata Chung dalam pertemuan pemerintah, menurut Yonhap.

Korea Selatan mentargetkan 10 juta orang yang berisiko tinggi, termasuk tenaga kesehatan, staf, dan beberapa penghuni fasilitas perawatan serta panti jompo, telah divaksin hingga Juli mendatang.

Otoritas setempat mengatakan, mereka tidak akan menggunakan vaksin AstraZeneca pada orang berusia 65 tahun ke atas sampai lebih banyak data kemanjuran tersedia.

Selain AstraZeneca dan Pfizer, Korea Selatan juga telah mencapai kesepakatan dengan Moderna, Novavax Inc, Johnson & Johnson, dan skema pembagian vaksin global COVAX, untuk penyediaan vaksin mereka.

Chung mengumumkan pekan lalu bahwa Korea Selatan telah mencapai kesepakatan tambahan dengan Novavax Inc untuk vaksin yang cukup untuk mencakup 20 juta orang dan dengan Pfizer untuk menutupi kebutuhan lebih dari 3 juta orang, membuat total pasokan cukup untuk memvaksin 79 juta orang, meskipun Korea Selatan hanya memiliki populasi 52 juta orang.

Pemerintah mengatakan tujuannya vaksinasi adalah untuk mencapai kekebalan kelompok pada November, meskipun ahli medis terkemuka Korea Selatan mengatakan bahwa jadwal praktis tidak mungkin tercapai.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea melaporkan 416 kasus baru Covid-19 pada Sabtu tengah malam (21/2/2021), meningkatkan total menjadi 86.992 kasus. (arm)

Tags: Korea SelatanPfizervaksin

Berita Terkait.

Jemaah-haji
Internasional

Jemaah Diminta Jaga Kondisi Fisik di Tengah Cuaca Ekstrem di Tanah Suci

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04
Kapal-Tanker
Internasional

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42
Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz
Internasional

Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:03
abbas
Internasional

Menlu Iran Temui Wang Yi di Beijing, Bahas Ketegangan di Timur Tengah

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:22
Tinggi Biaya Pemeliharaan, Komisi I Minta Pemerintah Kaji Hibah Kapal Induk C551 Italia
Internasional

Tinggi Biaya Pemeliharaan, Komisi I Minta Pemerintah Kaji Hibah Kapal Induk C551 Italia

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:05
Tinggi Biaya Pemeliharaan, Komisi I Minta Pemerintah Kaji Hibah Kapal Induk C551 Italia
Internasional

2 Kapal Tanker Iran Masuk Perairan Indonesia, Kemlu Angkat Bicara

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:01

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3692 shares
    Share 1477 Tweet 923
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.