• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Farmakolog: Imunomodulator Masih Dibutuhkan Pascapandemi

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 14 Februari 2021 - 21:39
in Nasional
Farmakolog Indonesia Raymond Tjandrawinata,

Farmakolog Indonesia Raymond Tjandrawinata,

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Manfaat tidur cukup itu sangat baik untuk menjaga imunitas. Oleh karena itu, pemenuhan tidur harus cukup. Pernyataan tersebut diungkapkan Farmakolog Indonesia Raymond Tjandrawinata dalam acara daring, Minggu (14/2/2021).

Apabila seseorang kekurangan waktu tidur yang cukup, menurut Raymond, maka jumlah imun tidak diproduksi cukup. Tidur yang cukup tersebut antara 7 hingga 8 jam sehari.

BacaJuga:

Anggota BPK Meninggal dalam Kebakaran, Polisi Sebut Ada Rekan di Lokasi

Gelar 8th Top Digital Publik Relations Award 2026 Wujud Apresiasi Kinerja PR di Era Digital

Wuling Sabet Penghargaan Silver Chinese WOW Brand 2026, Bukti Loyalitas Konsumen Indonesia Kian Kuat

“Kalau tidur kita tidak cukup, maka jumlah imun yang diproduksi pun tidak cukup. Kita butuhkan waktu 7-8 jam sehari,” katanya.

Lebih jauh ia menerangkan, satu tahun pandemi Covid-19 belum ada yang bisa dilakukan oleh Indonesia. Namun bagi peneliti di luar negeri berhasil menemukan vaksin Covid-19. Dan itu tidak membutuhkan waktu yang lama.

“Vaksin ditemukan dalam waktu 6 bulan saja, bahkan kurang dari 6 bulan. Padahal sebelumnya butuh waktu 5 tahun untuk menemukan sebuah vaksin,” terangnya.

Pandemi Covid-19, dikatakan Raymond, memaksa manusia untuk menemukan cara hidup baru dan lebih kreatif dalam melakukan uji klinis. Padahal uji klinis tersebut sebelumnya membutuhkan waktu yang lama.

“Dengan tekanan yang keras, kita jadi lebih kreatif. Semoga pascaCovid ini bisa lebih baik lagi,” katanya.

Ia mengatakan, kebutuhan vaksin bukan hanya karena pandemi Covid-19 saja. Sebab masih banyak virus lainnya yang bersimbiosa dengan manusia. “Mungkin karena WFH kasus flu turun, tapi pascapandemi akan banyak virus dan bakteri yang akan menyerang kita lagi,” ujarnya.

Oleh karena itu, dikatakan Raymond, manusia membutuhkan imunomodulator. Obat yang dapat memodifikasi respons imun, menstimulasi mekanisme pertahanan alamiah dan adaptif ini berfungsi untuk menjaga imunitas menjadi kuat.

“Hidup kita selalu bersimbiosa dengan pantogen seperti virus dan bakteri. Jadi imun kita harus kuat,” ucapnya. (nas)

Tags: FarmakologImunomodulator

Berita Terkait.

bpk
Nasional

Anggota BPK Meninggal dalam Kebakaran, Polisi Sebut Ada Rekan di Lokasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:31
Award
Nasional

Gelar 8th Top Digital Publik Relations Award 2026 Wujud Apresiasi Kinerja PR di Era Digital

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:47
Penghargaan
Nasional

Wuling Sabet Penghargaan Silver Chinese WOW Brand 2026, Bukti Loyalitas Konsumen Indonesia Kian Kuat

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:37
Guru
Nasional

Sebut Negara Pilih Kasih, JPPI Kritik Pembatasan Masa Tugas Guru Non-ASN

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:53
Aan-Suhanan
Nasional

Kemenhub Tunggu Hasil Investigasi KNKT Terkait Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumsel

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:32
Haerul-Saleh
Nasional

Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Akan Dimakamkan di Kolaka Sulteng

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3698 shares
    Share 1479 Tweet 925
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.