• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Jaga Stabilitas Produk, Paskomnas Siap Sediakan Tenaga Pendidik bagi Mitra Petani

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 10 Februari 2021 - 09:02
in Ekonomi
Penandatanganan kerja sama close loop Paskomnas dengan petani Sukabumi, sebagai kelanjutan dan rangkaian program close loop yang diinisiasi oleh Kadin. (istimewa)

Penandatanganan kerja sama close loop Paskomnas dengan petani Sukabumi, sebagai kelanjutan dan rangkaian program close loop yang diinisiasi oleh Kadin. (istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Utama Pasar Komoditi Nasional (Paskomnas), Hartono menyatakan lembaganya siap menyediakan tenaga pelatih untuk mendidik petani dalam hal penanganan pasca panen. Tujuannya agar produk yang sampai di Paskomnas sudah bisa langsung diserahkan ke pemesan.

“Kami siap membantu petani yang bekerja sama dengan pasar-pasar yang berada dalam naungan Paskomnas. Dengan pendidikan yang cukup, maka produk pertanian yang dihasilkan bisa terjaga kualitasnya dan memenuhi standar keinginan konsumen,” ujar Hartono kepada indoposco.id, Selasa (9/2/2021).

BacaJuga:

Energi Aman di Timur, Kunjungan Komisaris Pertamina Ungkap Stok BBM Sorong Lebih Tangguh

Narasi “Sawit Merusak Lingkungan” Menguat, Pakar Ungkap Penyebab Sebenarnya

ANTAM Tampil di IMRC 2026, Uji Ketangguhan Tim Penyelamat Tambang Indonesia

Hartono menyatakan, Pasar Induk Tanah Tinggi yang berada di bawah Paskomnas didirikan dengan tujuan untuk membantu petani memasarkan produknya dengan lebih baik dengan memberikan akses pasar, sehingga memberikan kepastian pada petani dalam menjual hasil pertaniannya.

“Selama ini, sinergi antara pihaknya dengan pemerintah dimaksudkan untuk membantu petani dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan juga kestabilan harga,” katanya.

Hartono menyatakan, selain Pasar Induk Tanah Tinggi, Paskomnas juga memiliki jaringan pasar induk lain yang berada di Palembang dan Surabaya. “Dengan konsep pasar induk berjaringan ini, akan memudahkan terjadinya pergerakan barang dari suatu daerah yang surplus ke daerah yang minus, sehingga dapat menciptakan keseimbangan dan kestabilan harga,” tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan terus berupaya dan siap berkolaborasi dengan semua pihak yang memiliki visi dan misi sejalan untuk menghadirkan model kemitraan agribisnis yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Dengan demikian dapat meningkatkan pendapatan dan produktivitas petani. Salah satu bentuk kolaborasi dan dukungan itu diberikan Kementan kepada Pilot project closed-loop yang diinisiasi Komite tetap pengembangan hortikultura Kadin Indonesia bekerjasama dengan IPB, Universitas Padjadjaran, Pupuk Kujang, perusahaan benih East West Indonesia, AACI, dan petani milenial Eptilu Kabupaten Garut.

Kini, project tersebut bergerak di bagian hilir untuk menata produksi sesuai dengan peluang pasar. Selain Garut project close loop dikembangkan di kabupaten Sukabumi dan ke depan juga di Jawa tengah dan Jawa Timur, serta Bali.

Pilot project closed-loop merupakan suatu pendekatan untuk mendorong perkembangan agribisnis berkelanjutan melalui ekosistem digital.

Dukungan ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bahwa perlu adanya terobosan yang inovatif dan terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk pengembangan produk hortikultura.

“Pengembangan hortikultura harus ditempuh dengan terobosan khusus atau dengan cara-cara extraordinary dan inovatif. Pendekatannya juga harus holistik, terintegrasi hulu hingga hilir,” papar Sahrul. (wib)

Tags: PaskomnasTenaga Pendidik

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Energi Aman di Timur, Kunjungan Komisaris Pertamina Ungkap Stok BBM Sorong Lebih Tangguh

Kamis, 23 April 2026 - 06:06
sawit
Ekonomi

Narasi “Sawit Merusak Lingkungan” Menguat, Pakar Ungkap Penyebab Sebenarnya

Kamis, 23 April 2026 - 04:04
antam
Ekonomi

ANTAM Tampil di IMRC 2026, Uji Ketangguhan Tim Penyelamat Tambang Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 23:03
ptba
Ekonomi

PTBA dan BKMT Muara Enim Pacu Ekonomi Kreatif lewat Kelas Kreasi Vol. 7

Rabu, 22 April 2026 - 22:32
jnt
Ekonomi

Aktivitas Pengiriman Tetap Tinggi, J&T Cargo Perkuat Kualitas dan Perlindungan Layanan

Rabu, 22 April 2026 - 22:02
swissbelhotel
Ekonomi

Swiss-Belhotel International Luncurkan Aplikasi Mobile, Menginap Lebih Mudah dengan Banyak Benefit

Rabu, 22 April 2026 - 20:40

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1292 shares
    Share 517 Tweet 323
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.