• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Jelang Imlek, Warga Etnis Tionghoa Bali Bersihkan Patung Dewa

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 6 Februari 2021 - 18:24
in Nusantara
Warga etnis Tionghoa Bali mengadakan ritual pembersihan patung dewa menjelang Imlek di Griya Kongco Dwipayana Tanah Kilap, Denpasar, Bali, Sabtu (6/2/2021). Foto : Nyoman Hendra/Antara

Warga etnis Tionghoa Bali mengadakan ritual pembersihan patung dewa menjelang Imlek di Griya Kongco Dwipayana Tanah Kilap, Denpasar, Bali, Sabtu (6/2/2021). Foto : Nyoman Hendra/Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2572, masyarakat etnis Tionghoa di Pulau Dewata menggelar ritual pembersihan patung dewa yang berjumlah ratusan di Griya Kongco Dwipayana Tanah Kilap, Denpasar, Bali.

Ida Bagus Adnyana, pemangku di Griya Kongco Dwipayana Tanah Kilap mengatakan, tujuan pembersihan patung dewa itu supaya para dewa kembali ke langit sebelum dibersihkan.

BacaJuga:

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,5 Berturut-turut Guncang Mandailing Natal di Sumut

Perkuat Kontribusi bagi Daerah, Wamendiktisaintek Dorong Kampus Riau-Kepri Bentuk Konsorsium

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

”Sebelum melakukan pembersihan, umat terlebih dahulu melakukan persembahyangan untuk mengantar dewa ke langit,” ujarnya kepada Antara di Denpasar, Sabtu (6/2/2021).

Dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes), para umat melakukan prosesi pembersihan patung dewa di Kongco ini untuk persiapan menyambut Tahun Baru Imlek 2572 yang dilaksanakan pada 12 Februari 2021.

Pembersihan dimulai dengan menurunkan patung dewa dari tempat persembahyangan dan membersihkan sekaligus mengecat beberapa bagian tempat suci di lingkungan kongco.

Patung dewa ini dibersihkan oleh umat menggunakan air suci atau tirta yang berisi bunga. Setiap umat yang membersihkan patung dewa diwajibkan memakai masker.

“Kami juga melakukan pemasangan umbul-umbul, lampion, pembersihan tempat persembahyangan dan pembersihan lingkungan kongco ini,” ujarnya.

Di Kongco ini terdapat ratusan patung dewa yang terlengkap di Bali. Dewa tersebut seperti Ong Tai Jin, Dewa Kwankong, Dewa Laut, Ratu Syahbandar, Sam Po Kong, Dewa Naca, dan Patung Tujuh Dewi.

Untuk pembersihan patung dewa ini khususnya Patung Tujuh Dewi harus dilakukan oleh orang yang sudah “diwinten” atau dibersihkan dengan upacara.

“Harus bersihkan diri dulu atau ‘diwinten’ baru bisa melakukan pembersihan patung dewa ini,” katanya.

Setelah pembersihan ini dilaksanakan prosesi sembahyang menjemput dewa. Tujuan pembersihan ini agar umat mengawali Tahun Baru Imlek dengan sesuatu yang bersih.

“Rata-rata pembersihan dewa dilakukan menjelang Tahun Baru Imlek dan tidak boleh sembarang naik-turunkan dewa, makanya ada sembahyang mengantar dewa ke langit dan menjemput dewa,” katanya.

Pada 11 Februari 2021 akan dilaksanakan persembahyangan bersama pada pukul 00.00 Wita untuk menutup tahun dan menyambut Tahun Baru Imlek. Tetapi, dikarenakan masih pandemi COVID-19, peserta yang ikut prosesi dibatasi jumlahnya dan menerapkan protokol Kesehatan.

“Persembahyangan menerapkan sistem sif dan diatur petugas sehingga mengantisipasi kerumunan dan warga yang membeludak,” katanya.

Untuk ritual barongsai tetap digelar namun juga terbatas. Barongsai merupakan simbol kebaikan dan kejahatan.

Di Kongco ini, umat Hindu dan Buddha bersatu sembahyang dalam satu tempat sebagai simbol akulturasi. Selain itu, kongco seluas sembilan are ini juga ada bangunan Padmasana yang merupakan tempat pemujaan umat Hindu. (aro)

Tags: baliImlektionghoa

Berita Terkait.

Gempa-Sumut
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,5 Berturut-turut Guncang Mandailing Natal di Sumut

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:49
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Nusantara

Perkuat Kontribusi bagi Daerah, Wamendiktisaintek Dorong Kampus Riau-Kepri Bentuk Konsorsium

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:05
WADUK
Nusantara

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:40
phi
Nusantara

Grup PHI Tanam 2.800 Bibit Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Serap Karbon

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:12
petani
Nusantara

Usai Menempuh Perjalanan Pertumbuhan 5.108 Km, Cuprinomat® Resmi Hadir di Sidrap

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 03:30
soni
Nusantara

Komitmen Gubernur Andra Soni Perkuat Ketahanan Pangan di Banten Dipuji Pramono Anung

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2097 shares
    Share 839 Tweet 524
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.