• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Wakaf Memiliki Peran dalam Respon Kebencanaan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 28 Januari 2021 - 20:25
in Ekonomi
Webinar #WaqfIdeaTalk 1 yang digelar Dompet Dhuafaa, Kamis (28/1/2021).

Webinar #WaqfIdeaTalk 1 yang digelar Dompet Dhuafaa, Kamis (28/1/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di awal 2021, rentetan bencana alam terjadi di Indonesia. Mulai banjir, tanah longsor, gunung meletus dan gempa bumi. Dalam upaya penanggulangan kebencanaan, peran lembaga-lembaga sosial pengelola wakaf sangat perlu dibutuhkan.

Bambang Suherman, selaku Direktur Pengembangan Zakat dan Wakaf Dompet Dhuafa mengatakan, aset wakaf sebagai instrument penting pengelolaan bencanaan, seperti memanfaatkan aset-aset wakaf berupa masjid sebagai shelter sebelum ke posko pengungsian. Tak hanya itu, pada fase pemulihan juga membuat pasar karena hilangnya perputaran ekonomi dengan perspektif wakaf selain donasi kemanusiaan.

BacaJuga:

GIIAS 2026: Rifat Sungkar Ungkap Keunggulan New Xforce HEV, Mitsubishi Tebar Promo Besar

PHR Regional 1 Andalkan Inovasi dan Eksplorasi Agresif Jaga Produksi Migas di Lapangan Mature

Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali

“Pada bencana di Sumatera Barat kita membangun shelter, kita gunakan instrumen wakaf untuk bangun huntara dengan membangun seribu unit huntara. Pengalaman ini tentu adalah peranan penting dalam wakaf, belum lagi klinik-klinik berbasis wakaf dalam berperan dalam bencana,” ujar Bambang di sela-sela pembukaan dalam acara #WaqfIdeaTalk 1 yang berlangsung melalui kanal DDTV, Kamis (28/01/2021).

Senada, Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan, peluang wakaf dalam kontribusi kebencanaan bisa dikatakan untuk jangka Panjang. Di era Covid-19, wakaf dapat berguna bagi masyarakat untuk ruang isolasi mandiri (isoman) dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk kejadian bencana kita pasti butuh tempat-tempat bagi penyintas, dalam pengelolaan dengan memisahkan dari kelompok-kelompok rentan dengan tetap menjaga protokol kesehatan, banyak ide dari temen-temen CSO (Civil Society Organization) untuk mereleasisasi wakaf dalam proses siklus kebencanaan bukan hanya tanggap darurat,” ujar Raditya.

Sementara Herbet Berimbing, Senior Project Hub Manager Habitat For Humanity Indonesia mengatakan, contoh fungsi wakaf dalam koridor pasca bencana yakni di Desa Padang Ampalu, Kecamatan Lareh Nan Panjang, Pandang Pariaman, ada satu keluarga (penyandang disabilitas) tinggal di Musala, lalu kami memfasilitasi bersama warga untuk wakafkan tanah bangun rumah bagi keluarga penyintas tersebut.

“Pembelajaran di Sulawesi Tengah, Wisolo Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi. Pemerintah menyatakan wilayah mereka zona rawan terhadap bencana, wakaf tanah perkebunan sekitar 2 hektar, selama 2 tahun dengan membangun huntara (hunian sementara), fasilitas air dan MCK bagi sekitar 100 keluarga. Di Palu ada sekitar 250 keluarga mendapat manfaat dari wakaf tanah untuk reservoir penampungan utama air dan MCK. Melihat berbagai contoh terebut maka hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam merealisasikan wakaf pada sektor kebencanaan yakni membangun relasi dan kepercayaan, pengelolaan resiko atau masalah mulai dari awal (ahli waris, penjualan asset,) kontek pengurangan risiko bencana, pemberdayaan (termasuk pelokalan) dan pemanfaatan teknologi dan media informasi dalam kontek fungsi wakaf dalam respon kebencanaan,” jelas Herbet.

Wakaf harus dieratkan sebagai solusi kebencanaan, maka sangat penting dalam memberikan edukasi penghimpunan kepedulian tentang kemanusiaan, pengelolaan modeling solusi kebencanaan hingga pelaporan dengan tersistem kepercayaan dan layak. Diharapkan jika wakaf secara tunai maka kita bisa bergerak lebih luas lagi bukan sekedar lahan, masjid dan lain-lain. Seperti wakaf pada era Covid-19, Dompet Dhuafa menghadirkan RS Container Covid-19 yang difungsikan sebagai ruang isolasi, bersifat portable, ramah lingkungan, proses pembuatan cepat dan tahan lama.

“Terkait dengan mitigasi dalam pengurangan risiko kebencanaan dengan konsep wakaf, saya lihat dalam potensi wakaf, membuat kami lebih leluasa dalam pengelolaanya. Seperti pemberdayaan, pengembangan masyarakat, kalau kita bisa memanfaatkan crowdfunding berasal dari wakaf maka keleluasaan wakafnya tentu dengan akuntabilitas, organisasi lebih leluasa dalam pengelolaannya seperti invetaris wakaf dalam penanggulangan risiko bencana. Kita memanfaat dana yang berasal dari wakaf lebih leluasa untuk pengelolaan, sehingga kita tidak bergantung pada donator asing,” ujar Herbet Berimbing.

Bobby P. Manullang, Ketua Forum Wakaf Produktif mengatakan, melihat dinamika pertumbuhan wakaf di Indonesia sangat menarik, wakaf mempunyai dimensi keberlangsungan yang sangat panjang. Merubah mindset atau pola piker yang tertanam di masyarakat harus digalakkan, saat ini pola pikir yang terjadi di masyarakat yakni wakaf hanya untuk kalangan kaya dan bisa ditunaikan dengan bilangan besar, padahal penerima manfaat bisa dinikmati semua golongan, dapat partisipasikan dari semua kalangan.

“Hari ini partisipasi masyarakat berwakaf cukup meningkat, terutama kalangan milenial dengan ruang digitalisasi. Hari ini ada 40% donator wakaf di usia 20-25 tahunan. Tentu ini peluang cukup besar dalam menggerakan wakaf dalam bidang kebencanaan,” ujar Bobby.

Bobby juga menambahkan, wakaf juga diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi serta kebencanaan seperti pengadaan hunian, dengan tetap terintergrasi sanitasi yang baik, wakaf juga bisa berkontribusi dalam pengadaan sumber air bersih untuk kepentingan komunal dan pengadaan sarana umum yang erat kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan primer seperti sekolah, pasar.

“Hari ini saya ingin jalin kolaborasi yang kuat dengan stakeholder kebencanaan dalam mengkampayekan wakaf, kita memberikan penyadaran berwakaf dalam manfaat keberlangsungan meski dalam bilangan kecil,” kata Bobby P. Manulang. (bal)

Tags: bencanaDompet DhuafaHabitat For Humanity Indonesiawakaf

Berita Terkait.

mitsubishi
Ekonomi

GIIAS 2026: Rifat Sungkar Ungkap Keunggulan New Xforce HEV, Mitsubishi Tebar Promo Besar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:09
PHR Regional 1 Andalkan Inovasi dan Eksplorasi Agresif Jaga Produksi Migas di Lapangan Mature
Ekonomi

PHR Regional 1 Andalkan Inovasi dan Eksplorasi Agresif Jaga Produksi Migas di Lapangan Mature

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:21
Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali
Ekonomi

Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:17
APKASINDO Buka Akses Data Harga Sawit, Posisi Tawar Petani Kian Menguat
Ekonomi

APKASINDO Buka Akses Data Harga Sawit, Posisi Tawar Petani Kian Menguat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:35
Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi
Ekonomi

Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:32
Andra-Soni
Ekonomi

Di Bawah Kepemimpinan Gubernur Andra Soni, Bank Banten Tumbuh Melesat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:23

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2103 shares
    Share 841 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1146 shares
    Share 458 Tweet 287
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.