• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Perubahan Status Pandemi Covid-19 ke Endemi Tidak Bisa Serta Merta Dilakukan

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 19 September 2021 - 12:41
in Headline
Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo. Foto: Antara.

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo. Foto: Antara.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wacana yang disampaikan pemerintah terkait persiapan transisi perubahan status pandemi Covid-19 menjadi endemi tidak bisa secara serta merta dilakukan. Alasannya, situasi Covid-19 di dunia termasuk Indonesia saat ini masih belum bisa dikendalikan.

“Tetapi untuk menuju endemi itu, kita harus berjuang bersama-sama. Pandemi itu kan artinya penyakit itu tidak bisa diputus mata rantainya, tetapi secara sporadis di beberapa daerah bisa dikendalikan dan bisa ditangani,” ujar anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, kepada Indoposco.id, Minggu (19/9/2021).

BacaJuga:

Sidang Lanjutan Perkara Kuota Haji Tambahan 2024, Simpatisan Gus Yaqut Penuhi PN Jakpus

Kapolri Lantik Kakorlantas dan 3 Kapolda Baru, Ini Daftarnya

Prabowo-El-Sisi Sepakat Bentuk Joint Investment Fund, Investasi Indonesia-Mesir Diperkuat

Rahmad mengatakan, untuk menuju pandemi ke endemi butuh proses dan kerja sama yang kuat dan secara nasional menekan kasus serendah mungkin serta secara konsisten menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas).

“Konsisten terapkan protoktol kesehatan dan program vaksinasi sehingga secara nasional, kita turun drastis. Namun demikian, kita tidak bisa hidup berdampingan dengan Covid-19, karena kita belum bisa memutus mata rantai (Covid-19). Masih ada penularan-penularan. Kita belum bisa memutus (mata rantai Covid-19) secara keseluruhan. Itu perlu kerja sama semua pihak,” ujar Rahmad.

Menurut Rahmad, prasyarat untuk endemi itu adalah kasusnya sporadis masih terus berlangsung, meskipun kecil. Tetapi saat ini, kata Rahmad, belum bisa berubah ke endemi.

“Bukan berarti pandemi tiba-tiba berubah ke endemi. Ya, enggaklah. Justru kita berupaya mengingat, sudah berulangkali disampaikan bahwa kita akan terus berdampingan hidup dengan Covid-19 yang panjang dan Covid-19 tidak akan pernah hilang, dan itu kita akan menuju endemi. Endemi itu yah, sporadis terjadi di daerah-daerah tetapi secara nasional kita bisa kendalikan,” katanya.

Lebih lanjut Rahmad mengatakan, untuk menuju ke endemi dibutuhkan kerja sama dan menyiapkan ahli-ahli, laboratorium di masing-masing daerah melalui litbangkes-litbangkes (Penelitian dan Pengembangan Kesehatan) untuk mengawasi dan mengontrol serta mengamati mutasi varian virus.

“Dan kita juga butuh kerja sama dengan epidemiolog, universitas-universitas untuk diberikan anggaran yang cukup, untuk memonitor berbagai daerah sehingga kita bisa menekan (mata rantai Covid-19). Dengan menekan rendah (Covid-19), kita bisa menuju endemi. Tetapi ingat, bukan berarti pandemi statusnya berubah endemi, bukan itu. Itulah situasi dan keadaan yang disebut pandemi dan endemi itu kan apa, gitu loh,” ujarnya.

Rahmad mengatakan, persiapan transisi dari pandemi ke endemi bukan soal anggaran.

“Kalau kita bisa menekan (kasus Covid-19) dengan baik, kerja sama yang kuat, turun (kasus Covid-19), kita menjadi endemi. Kasusnya tetap ada tetapi relatif bisa kita kendalikan, bukan berarti bahwa kita langsung berubah,” imbuhnya.

Untuk menuju ke sana (endemi), lanjut Rahmad, dibutuhkan kolaborasi, butuh komitmen semua masyarakat dan tokoh masyarakat dan menjalakan protokol kesehatan dan vaksinasi.

“Peluang meledaknya kasus Covid-19 di daerah akan kecil kalau kita menggunakan protokol kesehatan. Covid-19 memang tidak bisa hilang dan terus menjangkit. Makanya kita harus menggunakan protokol kesehatan. Tetapi levelnya, level lokal kita bisa kendalikan,” jelasnya.

Rahmad juga mengingkatkan bahwa belum ada negara di dunia yang mengalami penurunan kasus Covid-19 dan stabil dalam waktu yang lama.

“Jadi belum bisa dikatakan bahwa itu mengarah ke endemi. Selama itu, masih mengancam secara nasional, maka itu tetap pandemi. Untuk menuju endemi, kita harus bekerja sama lebih kuat untuk memberantas,” tegasnya.

Rahmad menjelaskan, endemi itu selalu ada tetapi relatif bisa dikendalikan. Ia mencontohkan penyakit demam berdarah dengue (DBD), selalu ada tetapi bisa dikendalikan.

Jadi, kata Rahmad, apa yang disampaikan pemerintah itu adalah wacana, agar masyarakat mempersiapkan diri untuk hidup berkepanjangan dengan Covid-19, karena mungkin kasus Covid-19 tidak akan pernah hilang seperti DBD tidak akan pernah hilang.

“Upaya yang kita lakukan adalah bagaimana Covid-19 bisa kita kendalikan. Kasus sporadis di daerah-daerah tetapi bisa dikendalikan,” pungkasnya. (dam)

Tags: endemipandemistatus pandemi Covid-19

Berita Terkait.

Sidang Lanjutan Perkara Kuota Haji Tambahan 2024, Simpatisan Gus Yaqut Penuhi PN Jakpus
Headline

Sidang Lanjutan Perkara Kuota Haji Tambahan 2024, Simpatisan Gus Yaqut Penuhi PN Jakpus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:22
Kapolri Lantik Kakorlantas dan 3 Kapolda Baru, Ini Daftarnya
Headline

Kapolri Lantik Kakorlantas dan 3 Kapolda Baru, Ini Daftarnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30
Prabowo-El-Sisi Sepakat Bentuk Joint Investment Fund, Investasi Indonesia-Mesir Diperkuat
Headline

Prabowo-El-Sisi Sepakat Bentuk Joint Investment Fund, Investasi Indonesia-Mesir Diperkuat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:09
Filep
Headline

Temuan BPK Masalah Keuangan Rp49,28 Triliun, DPD Desak Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Dibenahi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:28
Rupiah
Headline

BPK Audit Finds Rp49.28 Trillion in Financial Issues, DPD Calls for Reforms to Education and Health Budgets

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:28
yusril
Headline

Yusril Hemat Bicara soal Putusan MK terkait Polemik Ijazah Gibran

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:11

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    936 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Bangun Energi Positif dari dalam, PLN Icon Plus Perkuat Kolaborasi Lewat ICONMOVE

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.