• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Ada Traktor Liar di GP Jepang, Gasly Marah

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 10 Oktober 2022 - 02:21
in Olahraga
Pierre-Gasly

Pebalap tim AlphaTauri Pierre Gasly menjalani Grand Prix Jepang, Sirkuit Suzuka, Minggu (9/10/2022). Foto : Antara/Reuters/Kim Kyung-Hoon

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pebalap Prancis Pierre Gasly di Grand Prix (GP) Jepang, Minggu (9/10/2022), dibuat marah setelah traktor melintas di atas trek Suzuka, sirkuit di mana Jules Bianchi meninggal dunia karena kecelakaan fatal beberapa tahun silam.

Gasly merasa bisa saja terbunuh karena menabrak kendaraan berat itu, yang diturunkan ke lintasan untuk mengevakuasi mobil Ferrari Charles Leclerc yang menabrak pagar pembatas saat lap pembuka ketika kondisi hujan.

BacaJuga:

Bertemu di Hambalang, Ini Janji Besar John Herdman kepada Prabowo

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Bendera merah dikibarkan pada lap ketiga dan balapan harus restart satu jam berselang meski hujan tetap turun.

Bianchi mengalami kecelakaan fatal di Suzuka pada Oktober 2014 ketika ia menabrak traktor crane yang sedang mengevakuasi mobil pebalap lain.

Baca Juga : Gagal di GP Belanda, Quartararo Akui Lakukan Kesalahan

Sang pebalap Prancis menjalani operasi dan sempat koma, tapi tak bisa sembuh dan meninggal dunia pada Juli 2015.

Gasly start GP Jepang dari jalur pit dan masuk ke lintasan di urutan paling belakang dengan jarak pandang yang buruk karena semburan air dari para pebalap di depan.

Sainz melintir di tikungan 12 dan menabrak pagar. Dampaknya, Gasly menabrak pecahan papan iklan yang menempel di depan mobilnya, menghalangi pandangan ke depan.

“Saya bisa saja terbunuh,” kata sang pebalap AlphaTauri lewat radio dilansir Antara. “Ini keterlaluan, Apa yang terjadi? Saya tak percaya ini.”

Gasly tak bisa melihat kemana dia melaju dan harus kembali ke garasi.

“Kita kehilangan Jules delapan tahun lalu dalam kondisi serupa, dengan sebuah crane di trek di gravel,” kata Gasly setelah lomba.

“Saya tidak paham bagaimana delapan tahun berselang, dalam kondisi serupa, kita menyaksikan crane lagi. Tidak hanya di gravel tetapi di jalur balapan!

Pebalap McLaren Lando Norris lewat Twitter menyoroti insiden tersebut dan terkenang dengan Bianchi.

“Bagaimana itu bisa terjadi?” cuit Norris. “Kita kehilangan nyawa dalam situasi yang sama beberapa tahun lalu. Kami membahayakan nyawa kami, khususnya dalam kondisi seperti ini.”

FIA menyatakan akan menginvestigasi kejadian itu setelah lomba.

Gasly juga di bawah investigasi karena diduga melanggar batas kecepatan saat bendera merah berkibar, karena harus kembali ke pit untuk menyingkirkan papan iklan yang tertambat di hidung mobilnya sebelum kembali ke lintasan dan memacu mobilnya agar tidak tertinggal dari rombongan yang sedang dipandu Safety Car, demikian AFP.

Bos tim Red Bull Christian Horner mengatakan insiden itu tak bisa diterima.

“Kita kehilangan Jules Bianchi di sini delapan tahun silam dan itu seharusnya tidak pernah terjadi,” kata Horner dikutip Sky Sport.

“Harus ada investigasi menyeluruh terkait kenapa ada kendaraan evakuasi di sirkuit.”

Pebalap Red Bull Max Verstappen memenangi GP Jepang dan mengunci gelar juara dunia setelah Charles Leclerc terkena penalti lima detik karena mengambil keuntungan dengan keluar lintasan saat ia melebar di chicane terakhir lap penutup.

Leclerc turun ke P3 dan Sergio Perez naik satu posisi membantu Red Bull mengamankan finis 1-2 di Suzuka. (aro)

Tags: f1gpJepang

Berita Terkait.

john
Olahraga

Bertemu di Hambalang, Ini Janji Besar John Herdman kepada Prabowo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:12
lesu
Piala Dunia 2026

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko
Piala Dunia 2026

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto
Olahraga

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG
Olahraga

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42
Ismael Kone
Olahraga

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7138 shares
    Share 2855 Tweet 1785
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1062 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
lesu
Piala Dunia 2026

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Editor Ali Rachman
Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42

INDOPOSCO.ID - Tim nasional (Timnas) Amerika Serikat memetik kemenangan krusial 2-0 atas Timnas Australia dalam pertandingan kedua Grup D Piala...

SelengkapnyaDetails
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42
Ismael Kone

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.