Nusantara

450 Unit Mobil Pemadam Disiagakan Hadapi Demonstrasi di Banjarmasin

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 450 unit mobil Barisan Relawan Pemadam Kebakaran (Balakar) dan pemadam kebakaran (Damkar) Banjarmasin, Kalimantan Selatan bersiaga menghadapi massa yang berunjuk rasa.

“Setiap satu unit diisi 10 personel dan kami mengimbau seluruh personel relawan emergency gabungan yang ada di kota ini untuk selalu bersiaga di posko masing-masing apabila nanti dibutuhkan,” ucap Ketua Harian Balakar Banjarmasin Taufiqurrachman seperti dikutip Antara, Minggu (31/8/2025).

Taufiq mengatakan seluruh relawan harus bersiaga sehubungan informasi yang beredar terkait akan adanya demonstrasi di depan gedung DPRD Kalsel, Senin (1/9).

“Kita telah melihat aksi demonstrasi di beberapa wilayah di Indonesia terjadi pembakaran di mana mana yang marak. Bercermin dari situ maka kita semua harus siaga di posko masing-masing,” terangnya.

Ketua Harian Balakar juga mengatakan anggota Balakar 654 Banjarmasin dan relawan Damkar untuk tetap bersiaga dengan unit mobil pemadam dan ambulans di seluruh posko.

Bukan itu saja, selain itu pihak Balakar Banjarmasin juga mengajak semua masyarakat untuk tidak terpancing dan terprovokasi dengan isu yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas menjadi tidak kondusif.

Dituturkan Taufiq, apabila ada terjadi hal hal yang tidak dinginkan, misalnya kebakaran, tunggu instruksi dari petugas dan posko pemadaman kebakaran terdekat yang lebih dulu sampai dan berada di lapangan.

Selain itu, dia tegaskan, unit relawan terdekat diprioritaskan untuk membantu memadamkan kebakaran yang terjadi.

Agar semua berjalan lancar, Taufiq menegaskan seluruh personel berkoordinasi dan berkomunikasi tanpa terputus sehingga bisa memantau situasi di lapangan.

“Semoga aksi demonstrasi di Banjarmasin pada Senin nanti, bisa berjalan aman, damai serta kondusif dan selalu dalam lindungan Allah SWT tidak terjadi hal hal yang bisa merugikan semua pihak,” harapnya. (gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button