Nusantara

Kanwil Kemenkumham Banten Gelar Sosialisasi Layanan Kesehatan kepada para Petugas Lapas

INDOPOSCO.ID – Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Banten melalui Divisi Pemasyarakatan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi teknis pemasyarakatan (Sostekpas) tahun 2024 dengan tema: “Peningkatan Kemampuan Petugas Pemasyarakatan dalam Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Pelayanan Tahanan, Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi.”

Kegiatan ini dilakukan di Bale Soepomo Kantor Wilayah Kemenkumham Banten.

Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, Lola Basan Baran dan Keamanan, Gunawan Sutrisnadi selaku ketua penyelenggara menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan Sostekpas ini adalah upaya meningkatkan kemampuan petugas pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Banten.

“Kegiatan ini merupakan upaya solusi teknis dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, dan bahkan profesi lain yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan, terbentuknya koordinasi, komunikasi dan kerja sama yang baik antara tenaga kesehatan (networking/ teamwork yang andal), menyusun langkah penyelesaian bersama dalam rangka sinkronisasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan perawatan kesehatan serta penyelenggaraan rehabilitasi di Lapas/Rutan Wilayah Banten,” kata Gunawan Sutrisnadi selaku ketua panitia.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Banten, Dodot Adikoeswanto menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi teknis pemasyarakatan ini dilaksanakan dalam rangka optimalisasi pelayanan perawatan kesehatan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas/Rutan/LPKA antara lain: kesehatan dasar lingkungan, penyelenggaraan makan dan minum, pengendalian TB HIV, penyuluhan kesehatan mental dan penyelenggaraan layanan rehabilitasi pemasyarakatan.

“Untuk memenuhi tugas dan fungsi yang menjadi tanggung jawabnya petugas pemasyarakatan maka diperlukan kompetensi tenaga kesehatan di Lapas/LPKA/Rutan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Banten yang memiliki kecakapan dan pengetahuan yang cukup tentang tugas dan fungsinya dalam penyelenggaraan pelayanan perawatan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP),” ujar Dodot Adikoeswanto.

1 2Laman berikutnya
mgid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button