• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Warga Ngadu ke DPRD, Lahan Terkena Proyek Waduk Karian Belum Dibayar

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 6 November 2023 - 14:58
in Nusantara
Seorang warga Sajira saat mengadu ke DPRD Lebak. (yasril/indopos.co.id)

Seorang warga Sajira saat mengadu ke DPRD Lebak. (yasril/indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah warga mendatangi Gedung DPRD Lebak guna mengadukan persoalan lahan milik mereka yang terkena pembangunan proyek waduk Karian yang merupakan proyek strategis nasional (PSN) hingga kini belum dibayarkan.

Nuryeni, Warga Desa Calungbungur, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak mengatakan, lahan miliknya seluas 1.570 meter saat ini sudah ditinggalkan. Bahkan, sudah mulai tergenang yang saat ini dalam tahap pengisian waduk. “Saya sengaja mendatangi DPRD untuk mengadu, sekaligus meminta bantuan terkait tanahnya yang tak kunjung di bayar oleh pemerintah,” kata Nuryeni, kepada wartawan di Gedung DPRD Lebak, Senin (6/11/2023).

BacaJuga:

Surabaya Jadi Barometer Mind Sport Nasional! Turnamen Domino HGI Berlangsung Meriah

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Menurut dia, saat ini dia bersama anak dan suaminya sudah pindah dan tinggal di orang tua, karena untuk membeli atau mempunyai rumah menunggu pembayaran. “Kami sudah bolak balik ke BPN, guna menanyakan pembayaran tangannya, tapi sampai hari ini belum ada kejelasan,” ujarnya.

Hal senada dikkatakan Arman warga Desa Calungbungur yang mempunyai lahan seluas 3.791 meter, rumahnya kini sudah ditinggalkan dan dihancurkan, karena lahan miliknya dipakai untuk genangan waduk Karian.

“Saya dan keluarga saya ini ngontrak rumah, karena belum bisa membeli lahan atau rumah sebelum tanahnya di ganti rugi oleh pemerintah,” paparnya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Lebak, Abdul Rohman menyayangkan proyek waduk Karian yang saat ini sudah dalam tahap finising masih menyisakan masalah dengan warga pemilik lahan yang hingga kini belum dibayar. “Saya minta agar BPN dan Pemkab Lebak serius menyikapi permasalahan ini, karena, pemilik lahan yang terkena waduk Karian berhak mendapatkan ganti rugi atas lahan mereka,” ungkapnya.

Sementara Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak Aan Rosmana membenarkan bahwa masih ada sejumlah bidang tanah masyarakat yang belum terbayarkan oleh Negara yang terkena dampak pembebasan waduk karian di Kabupaten Lebak, Banten.

Pihaknya mengatakan proses pembayaran tersebut direalisasikan oleh Lembaga Menejemen Aset Negara (LMEN). Meski begitu, hal tersebut tidak akan menghalangi proses peresmian Waduk Karian yang akan diresmikan oleh Presiden Jokowi Widodo di bulan Desember 2023 mendatang.

Karena, menurutnya, proses pembayaran tersebut akan tetap berjalan sesuai dengan regulasinya, meskipun waduk Karian telah diresmikan. “Semua ada prosedurnya. Karena bukan kami dari BPN yang mencairkan pembayaran tanah dampak waduk karian tersebut, akan tetapi pihak Lembaga Menejemen Aset Negara. Meski begitu, sebagian besar sudah kami kirim semua berkas tanah tersebut ke LMEN, jadi tinggal menunggu validasi saja,” teragnya.

Ia menjelaskan, dari data yang diterimanya hingga saat ini masih ada 400 Bidang tanah yang belum di bayar. BPN, kata ia, hanya melakukan pengumpulan berkas tanah untuk didorong ke LMAN. “Kewajiban kami hanya mendorong ke LMAN, nanti LMAN yang kasih tau kami jika misalnya masih ada yang kurang berkasnya, nanti kita yang harus turun untuk melengkapinya,” katanya.

Untuk pembayaran tanah dampak Waduk Karian, kata Aan Rosmana, itu dari LMAN langsung melalui rekening masing-masing pemilik tanah tersebut. “Nah, nanti dari LMAN langsung ke rekening masing-masing pemilik tanah. Jadi BPN hanya mengusulkan dokumen-dokumennya saja, duitnya mereka terima kami tarik berkasnya, seperti teken jual beli gitu,”katanya. Ditanya Kendalanya apa saja dan bagaimana, Lanjut Aan Rosmana mengatakan, bahwa kendalanya hanya menunggu verivikasi LMAN.

“Kendalanya ya tinggal nunggu LMAN saja, kalau LMAN nya bayar ya lancar. Karena seluruh Indoensia soalnya pembangunan melalui LMAN semua. Kan waktunya juga masih berjalan, jadi dari bulan Desember 2023 mendatang masih berjalan sampai 31 Januari. Intinya proses pembayaran tersebut adanya di LMAN, kita BPN hanya mendorong dokumen dokumen pengajuan pembayaran tersebut kepada LMAN,” tandasnya. (yas)

Tags: DPRD LebakProyek Strategis NasionalPSNWaduk Karian

Berita Terkait.

Tournament
Nusantara

Surabaya Jadi Barometer Mind Sport Nasional! Turnamen Domino HGI Berlangsung Meriah

Minggu, 19 April 2026 - 13:30
Evakuasi
Nusantara

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 03:30
Ahmad-Doli-Kurnia
Nusantara

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Jumat, 17 April 2026 - 22:25
Wamenkop
Nusantara

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22
PB-PORDI
Nusantara

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 16:19
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Tembakau Aceh, Produk SPT Lokal Resmi Dilepas ke Pasar

Jumat, 17 April 2026 - 15:31

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.