Nusantara

Ritual Mandi Safar di Atinggola Gorontalo Utara Dipadati Pengunjung

INDOPOSCO.ID – Ritual budaya Mandi Safar yang digelar dalam bentuk festival oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, dipadati ribuan pengunjung.

Ritual mandi bersama bermakna membuang sial dan membersihkan diri dari segala dosa, dipusatkan di Sungai Andagile, Desa Buata, Kecamatan Atinggola, dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) setempat, Suleman Lakoro, di Gorontalo, Rabu (21/9).

Sekda hadir didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Camat Atinggola, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, tokoh agama dan tokoh adat, juga pimpinan organisasi perangkat daerah.

Baca Juga : Melihat Tradisi Gerebek Ketupat Warga Magelang

Doa ritual budaya pun dipusatkan di gedung adat Desa Buata, dipimpin imam wilayah.

“Ritual ini digelar setiap tahun di bulan Safar. Pada minggu pertama hingga ketiga, digelar doa-doa. Kemudian minggu keempat, ritual doa dan mandi di sungai dibuka untuk umum,” kata Suleman, dikutip dari Antara, Kamis (22/9).

Makna ritual mandi Safar kata dia sangat luas. “Pemkab bersyukur, budaya ini tetap terjaga dan lestari hingga saat ini,” tambahnya.

Mandi Safar dipercaya sebagai ritual membuang sial dengan mandi di sungai. Sejak tahun 2013, Pemkab memberi dukungan penuh pada penyelenggaraan budaya yang lekat dengan masyarakat di Kecamatan Atinggola atau di wilayah timur kabupaten ini.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button