Nusantara

Diduga ke Malaysia Secara Ilegal, 10 WNI dan Seorang WNA Ditahan

INDOPOSCO.ID – Imigrasi Selat Panjang, Riau menahan sebanyak 10 WNI dan satu WNA diduga akan berangkat ke Malaysia tanpa melalui Tempat Pemeriksaan Keimigrasian (TPI) Selat Panjang.

Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Selat Panjang merupakan salah satu unit pelaksana teknis (UPT) di lingkungan Kanwil Kemenkumham Riau yang bertugas sebagai penjaga pintu gerbang negara.

“Kronologis pencegatan pekerja migran Indonesia (PMI) ini oleh petugas Pos TNI AL Selat Panjang, berawal informasi dari petugas pada 5 Agustus 2022 ada calon PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang akan ke Malaysia secara ilegal menggunakan kapal speedboat kayu melalui pelabuhan tikus di Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Mhd. Jahari Sitepu dalam keterangannya di Pekanbaru, Minggu (7/8/2022).

Berita Terkait

Ia mengatakan pada pukul 19.45 WIB pada Sabtu (6/8), Letnan Dua (Letda) Laut Yustine sebagai Komandan Pos TNI Angkatan Laut (AL) Selat Panjang telah melaksanakan serah terima 10 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dan satu orang diduga Warga Negara (WN) Malaysia yang hendak bepergian ke luar negeri kepada Kepala Kanim Selat Panjang, Maryana.

Sebelas imigran ini, katanya lagi, diduga akan berangkat ke Malaysia tanpa melalui Tempat Pemeriksaan Keimigrasian (TPI).

Baca Juga: Cegah WNI Jadi Korban TPPO, Menlu RI Kerja Sama dengan Kamboja

“Selanjutnya pada Sabtu, 6 Agustus 2022 pukul 2 dinihari, tim melihat secara visual adanya speedboat yang mengapung dan melakukan pendekatan serta pemeriksaan. Terdapat sembilan orang calon PMI, satu orang yang diduga WNA, dan satu orang WNI sebagai ABK Kapal,” katanya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button