Nusantara

Modus Pinjaman, Suami Istri Bobol Bank Jatim Rp60,2 Miliar

INDOPOSCO.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya mengungkap kasus pembobolan Bank Jatim oleh pasangan suami istri dengan kerugian negara sekitar Rp60,2 miliar.

Kepala Kejari (Kajari) Tanjung Perak Surabaya I Ketut Kasna Dedi memastikan telah menetapkan pasangan berinisial DC dan RK itu sebagai tersangka tindak pidana korupsi.

“DC dan RK mengelola perusahaan properti PT HKM. Pada 2014 mengajukan pinjaman ke Bank Jatim sebesar Rp77 miliar untuk pembangunan gudang sebanyak 31 unit di kawasan Kota Surabaya,” kata I Ketut Kasna Dedi di Surabaya, Jawa Timur, Senin.

Saat itu, lanjut Kajari Kasna, Bank Jatim menyetujui pinjaman sebesar Rp50 miliar. Namun, sejak 2016, pinjaman tersebut dinyatakan sebagai kredit macet. Bahkan, sampai sekarang bangunan gudang yang dimaksud tidak pernah berdiri.

Menurut Kasna, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan audit dan menyatakan terdapat kerugian negara sebesar Rp60,2 miliar.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button