Nusantara

Masyarakat Adat Tulungagung Gelar Ritual Larungan Sungai Brantas

INDOPOSCO.ID – Puluhan warga dan komunitas Pirukunan Abdi Budaya Tulungagung menggelar ritual metri dengan melarung aneka sesaji ke aliran Sungai Brantas yang melintasi Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu.

Acara dimulai dengan arak-arakan warga berpakaian adat sambil membawa aneka hasil bumi yang menjadi sesaji, mulai dari Balai Desa Lucung Lor Hingga bantaran Sungai Brantas yang berjarak sekitar 1 kilometer.

Di tepi sungai yang membelah sebagian wilayah Kabupaten Tulungagung ini rombongan kemudian mulai melakukan serangkaian ritual adat. Semacam pembacaan doa-doa dengan budaya kejawen dengan nuansa kental tradisi Hindu.

Doa-doa pun mulai dipanjatkan di depan tumpeng dan aneka sesaji, sebagai bagian dari Sedekah Bumi Bantaran Kali Brantas.

Baca Juga: Ritual Bersih Nagari HUT Tulungagung Digelar Tanpa Arak-arakan

“Upacara adat ini sebagai ucapan syukur keberadaan Sungai Brantas bagi warga,” kata Kepala Desa Pucunglor, Imam Sopingi.

Kendati baru pertama kali digelar, Imam berharap tradisi metri atau nyadranan dalam bentuk sedekah bumi itu bisa digelar rutin setiap tahun.

Hal itu dinilai penting mengingat Sungai Brantas telah memberi banyak kemanfaatan bagi warga sekitar.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button