• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Longsor dan Angin Kencang Hantam Tiga Kecamatan di Utara Sukabumi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 8 November 2021 - 01:30
in Daerah
longsor

Personel PMI Kabupaten Sukabumi tengah meninjau lokasi akses jalan yang longsor di Kampung Cijambewetan, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Minggu, (7/11/2021). Foto : Antara/Aditya Rochmanuddin

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bencana longsor dan angin kencang menerjang tiga kecamatan yang berada di wilayah utara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang menyebabkan kerusakan bangunan, kendaraan, akses jalan tertutup hingga menelan korban meninggal dan luka-luka.

Informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi tiga kecamatan yang diterjang bencana tanah longsor dan angin kencang yakni Kecamatan Cicurug, Cisaat dan Parungkuda.

BacaJuga:

Kementerian UMKM Dorong Sulsel Jadi Lokomotif Pertumbuhan Wirausaha

Cegah Bentrokan Susulan, Komisi III Minta Polda Kepri Perkuat Pengamanan Setokok

Bea Cukai Jayapura bersama Polairud Polresta Jayapura Kota Gagalkan Pengiriman 181 Gram Ganja Kering di Pelabuhan Laut Jayapura

“Bencana tersebut dipicu hujan deras yang disertai angin kencang, maka dari itu kami mengimbau kepada warga untuk selalu waspada karena potensi terjadinya bencana seperti longsor dan angin kencang serta lainnya cukup tinggi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Wawan Godawan kepada wartawan di Sukabumi, Minggu (7/11/2021).

Adapun bencana yang terjadi di Kecamatan Cicurug antara lain, longsor tebing tanah setinggi 30 meter dengan lebar 10 meter yang merupakan lokasi galian tanah di Kampung Pasirpacar, Desa Kutajaya menyebabkan satu korban meninggal dua korban lainnya mengalami luka berat dan ringan akibat tertimbun tanah dari tebing yang longsor tersebut.

Baca Juga : Waspadai Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Sejumlah Provinsi

Selain menyebabkan jatuhnya korban jiwa, tanah juga menimbun truk engkel yang terparkir di sekitar lokasi. Masih di kecamatan yang sama tepatnya di Kampung Nyalindung, Desa Cicurug, bencana tanah longsor menyebabkan satu rumah warga rusak sedang, tapi tidak menimbulkan korban luka maupun meninggal.

Tebing setinggi lima meter dengan lebar dua meter tersebut berada di bawah permukiman warga, karena kondisi tanahnya yang sudah labil karena terus menerus diguyur hujan sehingga akhirnya longsor dan berdampak kepada satu rumah warga yang ikut rusak karena pondasinya terbawa longsoran.

Selanjutnya, bencana angin kencang yang melanda Kampung Palagan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda menyebabkan satu warung milik warga rusak, kemudian satu unit mobil milik warga asal Bandung, Jabar yang sedang terparkir di sekitar lokasi mengalami rusak berat.

Kerusakan bangunan dan kendaraan tersebut akibat tertimpa pohon besar yang tumbang disapu angin kencang sehingga dahannya menimpa warung dan mobil. Tidak hanya itu, jaringan kabel listrik PLN dan Telkom pun ikut terdampak.

Bahkan dahan dan batang pohon yang tumbang itu menutup akses jalan raya sehingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas kurang lebih sekitar tiga jam. Tidak ada korban luka apalagi meninggal pada peristiwa ini dan batang pohon yang sempat melintang di menutup jalan serta puing warung yang rusak sudah dievakuasi seperti dilansir Antara.

Terakhir, longsor terjadi di Kampung Cijambewetan, RT 017 RW 008, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat yang mengakibatkan akses jalan yang berada di atas tebing yang longsor tersebut ikut tergerus dan nyaris terputus.

Akibatnya, akses jalan warga ini tidak bisa lagi dilalui kendaraan roda empat, bahkan pengendara sepeda motor kesulitan melintas dan harus hati-hati karena bisa saja tergelincir dan terjatuh ke dasar tebing setinggi empat meter.

Longsor ini dikarenakan dinding tebing yang semakin labil akibat digerus air sungai ditambah guyuran hujan sehingga tebing tanah itu tidak bisa lagi menahan beban di atasnya dan akhirnya longsor.

Meskipun tidak ada korban jiwa pada kejadian ini, namun warga agar tidak nekat melintasi lokasi longsor apalagi di malam hari karena minim lampu penerangan sehingga dikhawatirkan terjadinya kecelakaan.

Sementara, Staff Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi Dikdik Maulana mengatakan pihaknya sudah menerjunkan personelnya ke lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk melakukan penanggulangan bencana.

Hujan deras yang turun setiap setiap hari bahkan kerap disertai angin kencang dan petir memicu terjadinya berbagai bencana dan data BPBD menyebutkan pada Oktober 2021 terjadi 90 kejadian bencana.

“Kami sudah menyiagakan personel dan berbagai peralatan lainnya dan terus berkoordinasi dengan instansi lainnya untuk membantu penanganan bencana dan meminimalkan dampaknya baik dari segi kerugian harta maupun jiwa/ nyawa,” katanya. (mg3)

Tags: Angin KencangbanjirjabarlongsorSukabumi

Berita Terkait.

maman
Daerah

Kementerian UMKM Dorong Sulsel Jadi Lokomotif Pertumbuhan Wirausaha

Selasa, 15 September 2026 - 22:02
Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 
Daerah

Cegah Bentrokan Susulan, Komisi III Minta Polda Kepri Perkuat Pengamanan Setokok

Selasa, 15 September 2026 - 20:02
bc2
Daerah

Bea Cukai Jayapura bersama Polairud Polresta Jayapura Kota Gagalkan Pengiriman 181 Gram Ganja Kering di Pelabuhan Laut Jayapura

Selasa, 15 September 2026 - 16:06
bc
Daerah

Bea Cukai Bandung Gagalkan Peredaran 796 Ribu Batang Rokok Ilegal di Balik Muatan Kelapa

Selasa, 15 September 2026 - 15:06
PLN Icon Plus Tanam 120 Mangrove di Sungai Siak, Dukung Ekosistem Laut
Daerah

PLN Icon Plus Tanam 120 Mangrove di Sungai Siak, Dukung Ekosistem Laut

Selasa, 15 September 2026 - 11:57
Hadapi Musim Hujan, Kemendikdasmen Kebut 672 Kelas Sementara di NTT
Daerah

Hadapi Musim Hujan, Kemendikdasmen Kebut 672 Kelas Sementara di NTT

Senin, 14 September 2026 - 19:20

OLAHRAGA

Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN
Olahraga

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 15 September 2026 - 09:45

INDOPOSCO.ID – Enam karateka terbaik Indonesia resmi dilepas untuk memburu prestasi di Asian Games 2026 Nagoya. PB Federasi Olahraga Karate-Do...

SelengkapnyaDetails
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45
Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Senin, 14 September 2026 - 13:50
asean

Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Minta Suporter Jaga Sikap Sambut Tamu

Senin, 14 September 2026 - 11:16
timnas

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1644 shares
    Share 658 Tweet 411
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1149 shares
    Share 460 Tweet 287
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    809 shares
    Share 324 Tweet 202
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.