• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Calon Kades yang Sudah Meninggal Itu Menang Telak di Pilkades Lebak

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 25 Oktober 2021 - 18:27
in Nusantara
kades

Ipah, istri almarhum Jakaria, calon kepala desa yang menang telak di pilkades desa Muara Dua,Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak menunjukkan foto sang suami

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Raut kesedihan masih tampak di wajah Ipah (36) istri almarhum Jakaria alias Jakong, calon kepala desa yang unggul telah dari rivalnya di Desa Muara Dua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dalam pemilihan kepala desa serentak yang diselenggarakan Minggu (24/10/2021) kemarin.

Bagaimana tidak, meski suaminya yang juga calon petahana  sudah meninggal dunia 12 hari menjelang hari pemilihan kepala desa, namun suaminya berhasil menang telak dari rivalnya dnegan perolehan suara mencapai 2.550 suara, sedangkan rivalnya Rasnata hanya memperoleh 900 suara.

BacaJuga:

Kado HUT Ke-81 RI Bagi Masyarakat Banten, Gubernur Andra Soni Berikan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

Trenggono Upacara HUT RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya

BNPB Tancap Gas Distribusi Logistik, Pesawat hingga Kapal Dikerahkan ke Daerah Terisolasi

Saat ditemui INDOPOSCO di kediamannya, Ipah mengaku bangga sekaligus sedih atas kemenangan suaminya dalam pilkades, karena besarnya kepercayaan masyarakat kepada suaminya yang sudah meninggal dunia, dan sekaligus sedih karena cita cita almarhum untuk memajukan desa harus terhenti karena wafatnya almarhum saat masa masa kampanye pilkades.

“Selama menjadi kepala desa almarhum selalu mencurahkan tenaga dan pikirannya, bagaimana desa Muara Dua ini bisa maju dan bisa sejajar dengan desa lain yang lebih dahulu maju. Namun ternyata Allah berkehendak lain, beliau dipanggil 12 hari sebelum hari pemilihan,” ujar Ipah di kediamannya, Senin (25/10/2021).

Baca Juga : Usai Pilkades di Lebak, Panitia dan Cakades Dites Swab Antigen

Ipah mengaku belum tahu apa keputusan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terkait kelanjutan hasil pilkades yang dimenangkan oleh suaminya tersebut, meski suaminya sudah meninggal dunia. Apakah pilkades akan diulang kembali atau menunjuk Penjabat (Pj) untuk memimpin Desa Muara Dua.”Itu saya serahkan saja kepada pemda.Saya sekarang fokus untuk membesarkan dua orang anak hasil buah cinta saya dengan almarhum,” cetusnya.

Sementara Eli Sahroni, tokoh masyarakat setempat yang juga mantan Pj di Desa Muara Dua mengatakan, kemenangan almarhum Jakaria meski sudah meninggal dunia 12 hari menjelang pelaksanan pilkades, menandakan kecintaan dan penghormatan besar masyarakat terhadap perjuangan almarhum selama memimpin desa Muara Dua.

”Jadi ini menandakan penghormatan, kekompakan dan kecintaan masyarakat terhadap almarhum. Masyarakat kami tidak bisa dibeli dengan uang atau pragmatis, namun mereka memilih calon pemimipin berdasarkan track record dari calon pemimpin dengan menggunakan hati nurani,” terang Eli.

Eli menjelaskan, dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Desa Muara Dua sebanyak 4.600 suara, dan yang menggunakan hak pilih attau suarra sah sebanyak 3.350. Almarhum Jakaria mendapatkan 2.550 suara dan rivalnya, Rasnata maraih 900 suara.

”Memang tingkat partisipasi masyarakat cukup rendah, karena jagoannya sudah meninggal dunia.Tapi kalau almarhum masih hidup,saya yakin tingkat partisipasi pemilih bisa mencapai 90 persen,” tegasnya.

Ketika disinggung, apakah suara masyarakat yang memilih calon yang sudah meniggal dunia tidak akan sia-sia, Eli menegaskan, tidak ada satupun suara masyarakat yang memilih almarhum suaranya akan sia-sia.

”Kalau masyarakat tidak memilih almarhum, tentu desa Muara Dua akan dipimpin oleh calon lain selama 6 tahun kedepan. Tapi dengan memilih almarhum, paling lambat setahun ke depan akan dilakukan lagi pilkades dengan persyaratan dimuai dari awal lagi,” tegasnya.

Asisten Tata Pemerintahan (Assda 1) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak yang juga ketua pelaksa Pilkades serentak, Alkadri menjelaskan, terkait meninggalnya pemenang pilkades yang hanya diikuti oleh dua calon, mengacu kepada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2015 tentang pilkades, maka kemenangan Jakaria terpaksa dianulir, dan akan dilakukan pilkades ulang dengan persyaratan dimulai dari nol kembali.

”Pada Pasal 9 Perda Nomor 15 tahun 2015 menjelasan, apabila setelah proses penetapan calon kepala desa pada ayat 5 huruf f, 1 (satu) orang atau calon kades meninggal dunia yang mengakibatkan calon kades menjadi kurang dari dua orang, tahapan pemilihan kades tetap dilanjutkan,” terang dia.

“Namun,apabila dalam hasil perhutungan suara calon kades yang memperoleh suara terbanyak tersebut meninggal dunia, maka proses pilkades dihentikan dan kemenangannya dianulir,” sambungnya.

Alkadri menambahkan, agar roda pemerintahan di Desa Maura Dua tetap berjalan, maka Pemkab Lebak akan menunjuk seorang penjabat kepala desa yang berasal dari ASN Kecamatan Cikulur sambil menunggu dilaksanakannya pilkades serentak tahap kedua yang akan diselenggarakan tahun depan.

”Untuk sementara kepala desa akan dijabat oleh Pj yang berasal dari staf kecamatan untuk mempersiapkan pilkades di desa tersebut tahun depan,” tukasnya. (yas)

Tags: Pilkades Lebakpilkades serentak

Berita Terkait.

soni
Nusantara

Kado HUT Ke-81 RI Bagi Masyarakat Banten, Gubernur Andra Soni Berikan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:09
sakti
Nusantara

Trenggono Upacara HUT RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:07
Kapal-Polisi
Nusantara

BNPB Tancap Gas Distribusi Logistik, Pesawat hingga Kapal Dikerahkan ke Daerah Terisolasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:13
Gempa-NTT
Nusantara

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 5,8 Kembali Hantam Wilayah NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:40
spbu
Nusantara

Hadapi Dampak Gempa dan Longsor, Pertamina Patra Niaga Pastikan BBM-LPG Tetap Tersalurkan

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:20
djohan
Nusantara

Sejumlah Daerah Kini Mulai Bergolak, Disintegrasi Bangsa Mengancam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2302 shares
    Share 921 Tweet 576
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3831 shares
    Share 1532 Tweet 958
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.