Nusantara

Calon Kades yang Sudah Meninggal Itu Menang Telak di Pilkades Lebak

INDOPOSCO.ID – Raut kesedihan masih tampak di wajah Ipah (36) istri almarhum Jakaria alias Jakong, calon kepala desa yang unggul telah dari rivalnya di Desa Muara Dua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dalam pemilihan kepala desa serentak yang diselenggarakan Minggu (24/10/2021) kemarin.

Bagaimana tidak, meski suaminya yang juga calon petahana  sudah meninggal dunia 12 hari menjelang hari pemilihan kepala desa, namun suaminya berhasil menang telak dari rivalnya dnegan perolehan suara mencapai 2.550 suara, sedangkan rivalnya Rasnata hanya memperoleh 900 suara.

Saat ditemui INDOPOSCO di kediamannya, Ipah mengaku bangga sekaligus sedih atas kemenangan suaminya dalam pilkades, karena besarnya kepercayaan masyarakat kepada suaminya yang sudah meninggal dunia, dan sekaligus sedih karena cita cita almarhum untuk memajukan desa harus terhenti karena wafatnya almarhum saat masa masa kampanye pilkades.

“Selama menjadi kepala desa almarhum selalu mencurahkan tenaga dan pikirannya, bagaimana desa Muara Dua ini bisa maju dan bisa sejajar dengan desa lain yang lebih dahulu maju. Namun ternyata Allah berkehendak lain, beliau dipanggil 12 hari sebelum hari pemilihan,” ujar Ipah di kediamannya, Senin (25/10/2021).

Baca Juga : Usai Pilkades di Lebak, Panitia dan Cakades Dites Swab Antigen

Ipah mengaku belum tahu apa keputusan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terkait kelanjutan hasil pilkades yang dimenangkan oleh suaminya tersebut, meski suaminya sudah meninggal dunia. Apakah pilkades akan diulang kembali atau menunjuk Penjabat (Pj) untuk memimpin Desa Muara Dua.”Itu saya serahkan saja kepada pemda.Saya sekarang fokus untuk membesarkan dua orang anak hasil buah cinta saya dengan almarhum,” cetusnya.

Sementara Eli Sahroni, tokoh masyarakat setempat yang juga mantan Pj di Desa Muara Dua mengatakan, kemenangan almarhum Jakaria meski sudah meninggal dunia 12 hari menjelang pelaksanan pilkades, menandakan kecintaan dan penghormatan besar masyarakat terhadap perjuangan almarhum selama memimpin desa Muara Dua.

”Jadi ini menandakan penghormatan, kekompakan dan kecintaan masyarakat terhadap almarhum. Masyarakat kami tidak bisa dibeli dengan uang atau pragmatis, namun mereka memilih calon pemimipin berdasarkan track record dari calon pemimpin dengan menggunakan hati nurani,” terang Eli.

Eli menjelaskan, dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Desa Muara Dua sebanyak 4.600 suara, dan yang menggunakan hak pilih attau suarra sah sebanyak 3.350. Almarhum Jakaria mendapatkan 2.550 suara dan rivalnya, Rasnata maraih 900 suara.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button