• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Calon Kades yang Sudah Meninggal Itu Menang Telak di Pilkades Lebak

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 25 Oktober 2021 - 18:27
in Nusantara
kades

Ipah, istri almarhum Jakaria, calon kepala desa yang menang telak di pilkades desa Muara Dua,Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak menunjukkan foto sang suami

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Raut kesedihan masih tampak di wajah Ipah (36) istri almarhum Jakaria alias Jakong, calon kepala desa yang unggul telah dari rivalnya di Desa Muara Dua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dalam pemilihan kepala desa serentak yang diselenggarakan Minggu (24/10/2021) kemarin.

Bagaimana tidak, meski suaminya yang juga calon petahana  sudah meninggal dunia 12 hari menjelang hari pemilihan kepala desa, namun suaminya berhasil menang telak dari rivalnya dnegan perolehan suara mencapai 2.550 suara, sedangkan rivalnya Rasnata hanya memperoleh 900 suara.

BacaJuga:

Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan 3,9 Juta Rokok Ilegal, Nilainya Tembus Rp5,9 Miliar

Disembunyikan di Dinding Truk! Bea Cukai Batam Sita 337 HP Ilegal Senilai Rp3,7 Miliar

PP INI Matangkan Program Kerja dan Rekomendasi Pemerintah

Saat ditemui INDOPOSCO di kediamannya, Ipah mengaku bangga sekaligus sedih atas kemenangan suaminya dalam pilkades, karena besarnya kepercayaan masyarakat kepada suaminya yang sudah meninggal dunia, dan sekaligus sedih karena cita cita almarhum untuk memajukan desa harus terhenti karena wafatnya almarhum saat masa masa kampanye pilkades.

“Selama menjadi kepala desa almarhum selalu mencurahkan tenaga dan pikirannya, bagaimana desa Muara Dua ini bisa maju dan bisa sejajar dengan desa lain yang lebih dahulu maju. Namun ternyata Allah berkehendak lain, beliau dipanggil 12 hari sebelum hari pemilihan,” ujar Ipah di kediamannya, Senin (25/10/2021).

Baca Juga : Usai Pilkades di Lebak, Panitia dan Cakades Dites Swab Antigen

Ipah mengaku belum tahu apa keputusan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terkait kelanjutan hasil pilkades yang dimenangkan oleh suaminya tersebut, meski suaminya sudah meninggal dunia. Apakah pilkades akan diulang kembali atau menunjuk Penjabat (Pj) untuk memimpin Desa Muara Dua.”Itu saya serahkan saja kepada pemda.Saya sekarang fokus untuk membesarkan dua orang anak hasil buah cinta saya dengan almarhum,” cetusnya.

Sementara Eli Sahroni, tokoh masyarakat setempat yang juga mantan Pj di Desa Muara Dua mengatakan, kemenangan almarhum Jakaria meski sudah meninggal dunia 12 hari menjelang pelaksanan pilkades, menandakan kecintaan dan penghormatan besar masyarakat terhadap perjuangan almarhum selama memimpin desa Muara Dua.

”Jadi ini menandakan penghormatan, kekompakan dan kecintaan masyarakat terhadap almarhum. Masyarakat kami tidak bisa dibeli dengan uang atau pragmatis, namun mereka memilih calon pemimipin berdasarkan track record dari calon pemimpin dengan menggunakan hati nurani,” terang Eli.

Eli menjelaskan, dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Desa Muara Dua sebanyak 4.600 suara, dan yang menggunakan hak pilih attau suarra sah sebanyak 3.350. Almarhum Jakaria mendapatkan 2.550 suara dan rivalnya, Rasnata maraih 900 suara.

”Memang tingkat partisipasi masyarakat cukup rendah, karena jagoannya sudah meninggal dunia.Tapi kalau almarhum masih hidup,saya yakin tingkat partisipasi pemilih bisa mencapai 90 persen,” tegasnya.

Ketika disinggung, apakah suara masyarakat yang memilih calon yang sudah meniggal dunia tidak akan sia-sia, Eli menegaskan, tidak ada satupun suara masyarakat yang memilih almarhum suaranya akan sia-sia.

”Kalau masyarakat tidak memilih almarhum, tentu desa Muara Dua akan dipimpin oleh calon lain selama 6 tahun kedepan. Tapi dengan memilih almarhum, paling lambat setahun ke depan akan dilakukan lagi pilkades dengan persyaratan dimuai dari awal lagi,” tegasnya.

Asisten Tata Pemerintahan (Assda 1) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak yang juga ketua pelaksa Pilkades serentak, Alkadri menjelaskan, terkait meninggalnya pemenang pilkades yang hanya diikuti oleh dua calon, mengacu kepada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2015 tentang pilkades, maka kemenangan Jakaria terpaksa dianulir, dan akan dilakukan pilkades ulang dengan persyaratan dimulai dari nol kembali.

”Pada Pasal 9 Perda Nomor 15 tahun 2015 menjelasan, apabila setelah proses penetapan calon kepala desa pada ayat 5 huruf f, 1 (satu) orang atau calon kades meninggal dunia yang mengakibatkan calon kades menjadi kurang dari dua orang, tahapan pemilihan kades tetap dilanjutkan,” terang dia.

“Namun,apabila dalam hasil perhutungan suara calon kades yang memperoleh suara terbanyak tersebut meninggal dunia, maka proses pilkades dihentikan dan kemenangannya dianulir,” sambungnya.

Alkadri menambahkan, agar roda pemerintahan di Desa Maura Dua tetap berjalan, maka Pemkab Lebak akan menunjuk seorang penjabat kepala desa yang berasal dari ASN Kecamatan Cikulur sambil menunggu dilaksanakannya pilkades serentak tahap kedua yang akan diselenggarakan tahun depan.

”Untuk sementara kepala desa akan dijabat oleh Pj yang berasal dari staf kecamatan untuk mempersiapkan pilkades di desa tersebut tahun depan,” tukasnya. (yas)

Tags: Pilkades Lebakpilkades serentak

Berita Terkait.

Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan 3,9 Juta Rokok Ilegal, Nilainya Tembus Rp5,9 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 14:54
HP
Nusantara

Disembunyikan di Dinding Truk! Bea Cukai Batam Sita 337 HP Ilegal Senilai Rp3,7 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 14:04
pp
Nusantara

PP INI Matangkan Program Kerja dan Rekomendasi Pemerintah

Selasa, 14 April 2026 - 13:13
Turnamen
Nusantara

Sidrap Timur Jadi ‘The Best Gardu’ di Bupati Cup II 2026, Intip Daftar Lengkap Pemenang dan Besaran Uang Pembinaan Turnamen Domino

Selasa, 14 April 2026 - 11:42
bc
Nusantara

Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

Selasa, 14 April 2026 - 11:22
Jazuli-Juwaini
Nusantara

Jazuli Juwaini Nahkodai Mathla’ul Anwar 2026–2031, Usung Visi “MA Naik Level” Menuju Pengaruh Global

Selasa, 14 April 2026 - 08:13

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2503 shares
    Share 1001 Tweet 626
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.