Nusantara

Kompolnas: Kasus Luwu Timur, Masyarakat Harus Dukung Polri

INDOPOSCO.ID – Komisioner Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti memperhitungkan ciri pagar atau tagar #percumalaporpolisi tidak menuntaskan masalah, malah kebalikannya warga butuh mensupport Polri menangani kasus rudapaksa di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Poengky saat dihubungi, Sabtu, berkata sangat berarti bagi Polri untuk mengikuti suara warga sebab harus diakui sebagai aparat yang sangat banyak bersinggungan dengan warga, hingga polisi harus siap melayani 24 jam.

“Pesimisme yang diusung tagar tersebut justru tidak menyelesaikan masalah. Sebaiknya masyarakat justru mendukung agar Polri dapat melaksanakan tugasnya secara profesional dan mandiri,” ucap Poengky.

Bagi Poengky, Kompolnas memandang dalam 5 tahun terakhir Polri sudah tingkatkan mutu pelayanannya dengan menggunakan perkembangan teknologi untuk memudahkan warga melapor.

Ia mencontohkan Polri sudah sediakan peliputan berplatform online dan bisa lebih kilat mengerjakan aduan.

Untuk kasus- kasus kekerasan dengan korban perempuan dan anak, lanjut Poengky, Polri sudah memiliki unit pelayanan perempuan dan anak( PPA).

“Nah, dalam kasus Luwu Timur tersebut, kami melihat polisi sudah cepat melayani, termasuk dengan melakukan VER, pemeriksaan psikologi dan mendengar keterangan saksi-saksi,” ujar Poengky.

Namun yang menjadi komplain di sini, kata Poengky, adalah penyidik dianggap tidak profesional karena mengeluarkan surat perintah penghentian penyelidikan. Padahal menurut pengadu, kasusnya memenuhi syarat untuk dilanjutkan.

“Oleh karena itu untuk menyelesaikan konflik ini, hukum menyediakan jalan berupa praperadilan,” ucap Poengky.

Menurut Poengky, penghentian penyelidikan perkara ini oleh Polres Luwu Timur berdasarkan hasil gelar perkara yang menyatakan kurangnya bukti.

“Saran kami, agar pelapor atau kuasa hukumnya dapat mengajukan permohonan praperadilan agar hakim praperadilan dapat memutuskan sah atau tidaknya SP3 tersebut,” imbuh Poengky.

Poengky menambahkan praperadilan itu upaya hukum yang dapat dibuat untuk men-“challenge” polisi. Jika hakim praperadilan menyatakan SP3 sah, berarti kasus ini tidak akan dibuka kembali.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button