Nusantara

Polisi Naikkan Status Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Pilgub Kalsel ke Penyidikan

INDOPOSCO.ID – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalsel telah menaikkan status kasus dugaan pemalsuan dokumen manipulasi suara Pilgub Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dilakukan oleh kubu Denny Indrayana (DI) dari penyelidikan ke penyidikan.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i mengatakan, bahwa dokumen yang diduga dipalsukan tersebut diyakini berisi pernyataan dan tandatangan Komisioner KPU Kabupaten Banjar, Abdul Muthalib.

“Setelah gelar hasil klarifikasi saksi-saksi, kami dapati ada unsur pidana dalam kasus tersebut, dan kasusnya dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan, ”kata Rifa’i kepada wartawan belum lama ini.

Dengan naiknya status tersebut, kata Rifai, penyidik secara otomatis akan kembali memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait adanya unsur tindakpidana dugaan pemalsuan dokumen tersebut. ”Penyidik akan memanggil saksi pelapor diantaranya Komisioner KPU Kabupaten Banjar, Abdul Muthalib. “jelasnya.

Seperti diketahui, kasus dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan H Denny Indrayana-H Difriadi sebagai Paslon nomor urut 2 dalam kontestan Pilgub Kalsel tahun 2020 lalu. Paslon urut no 2 ini juga telah dilaporkan Komisioner KPU Banjar Abdul Muthalib ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Bukti dokumen yang dipalsukan tersebut diketahui berisi adanya upaya penggelembungan suara di wilayah Kabupaten Banjar sebanyak 5.000 suara yang ditandatangani oleh pelapor.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button