Nasional

RI Kena Tarif Impor 32 Persen, Menlu Sebut Alarm Kemandirian Ekonomi Indonesia

INDOPOSCO.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menilai kebijakan tarif 32 persen yang dikenakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap produk asal Indonesia menjadi lonceng peringatan bagi kemandirian ekonomi. Mengingat pemerintah secara aktif berfokus pada pencapaian swasembada.

“Ya, ini merupakan sesuatu yang harus kita sadari bahwa it’s a wake up call juga buat kita,” kata Sugiono saat menghadiri pertemuan ASEAN di Kuala Lumpur dikutip, Kamis (10/7/2025).

Swasembada yang dilakukan melingkup sektor pangan maupun energi, dengan berbagai langkah strategis. Dalam berbagai kesempatan Presiden Prabowo Subianto selalu mengingatkan hal tersebut.

Upaya itu bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada impor, meningkatkan ketahanan nasional, dan kesejahteraan masyarakat. Serta mendorong aksi nyata dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Makanya, saya kira apa yang dilakukan dan dicanangkan oleh Pak Presiden Prabowo sudah on the right track kita ingin bisa berswasembada memenuhi kebutuhan pangan kita,” ucap Sugiono.

Selain itu, pemerintah memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan swasembada energi. “Energi kita dan ini merupakan sesuatu yang basic yang harus dipenuhi,” jelas pria lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2002 itu.

Ia juga menyinggung program makan bergizi gratis, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan gizi anak-anak dan ibu hamil, melainkan secara signifikan berdampak pada sektor ekonomi, terutama UMKM dan ekonomi lokal.

“Kita berinvestasi untuk human capital kita melalui makanan bergizi gratis, sehingga kita bisa benar-benar membangun suatu kekuatan ekonomi yang tidak bergantung pada siapapun,” imbuh Sugiono.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengirimkan surat kepada Presiden RI Prabowo Subianto mengenai penetapan tarif untuk Indonesia sebesar 32 persen. Tarif itu resmi akan berlaku mulai 1 Agustus 2025. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button