Formappi Kritik Keras DPR Plesiran ke Australia di Tengah Panasnya Demo

INDOPOSCO.ID – Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus melayangkan kritik, terkait kunjungan kerja Komisi XI DPR ke Aussie pada akhir Agustus 2025. Hal tersebut seakan mencoreng muka lembaga DPR karena seakan mengabaikan demonstrasi masyarakat.
“Menunjukkan, wajah DPR yang memalukan dan memprihatinkan,” kata Lucius saat dikonfirmasi melalui gawai, Jakarta, Sabtu (30/8/2025).
Ia mengaku tidak habis pikir keputusan Komisi XI DPR memilih melancong ke luar negeri, ketimbang mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Bagaimana bisa mereka memilih pergi keluar negeri, di saat rakyat mereka sendiri sedang menuntut jawaban mereka dalam demonstrasi yang terpusat di kompleks parlemen?” ucap Lucius.
Apalagi kegiatan kunjungan kerja (kunker) termasuk dalam satu aktivitas paling tidak bermanfaat yang dipertahankan DPR dari dulu. Agenda tersebut dinilainya hanya menghamburkan uang negara.
“Kunker luar negeri tak lebih hanya pemborosan, habis-habisin anggaran tanpa pernah ada manfaat bagi DPR sendiri khususnya dan publik umumnya,” nilai Lucius.
DPR seharusnya menjadi pihak paling bertanggungjawab dengan situasi yang memanas sepekan terakhir. Tanggung jawab itu jelas tak bisa ditunjukkan jika anggota DPR justru memilih “kabur” ke luar negeri.
“Jadi konyol sekali, jika DPR melakukan kegiatan kunker tak bermanfaat itu ketika mereka sedang diprotes rakyat akibat tunjangan fantastis yang mereka peroleh,” kritik Lucius.
Beredar agenda kunker Komisi XI DPR di platform media sosial X, yang dibagikan oleh akun @ardisatriawan. Kegiatan anggota dewan itu dilakukan selama sepakan mulai tanggal 26-1 September 2025.
“Sementara di depan gedungnya lagi didemo. Sebagian mereka ada di Australia. Seminggu. Salah satu agendanya menikmati suasana Sydney Marathon,” tulis akun X ardisatriawan baru-baru ini. (dan)