Nasional

PPATK Sebut 440.000 Pelajar Terpapar Judol, Menkomdigi: Ini Tantangan

INDOPOSCO.ID – Berdasarkan data pusat pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), sebanyak 440.000 pelajar di bawah 20 tahun terpapar
judi online (Judol).

“Ini adalah tantangan untuk adik-adik semua. Data ini bisa diketahui setiap ada transaksi yang terpantau,” ungkap Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di saat menyambangi SMAN 92 Jakarta, Kamis (14/11/2024).

Ia menyebut, pelajar harus bisa menjaga diri di internet. Terlebih banyaknya paparan konten negatif seperti judi online. “Internet membuat kita ketergantungan,” ucapnya.

“Cara kita menjaga diri agar tidak terlibat judi online dengan membagi waktu saat menggunakan internet,” lanjutnya.

Dia menekankan pencegahan judol yang erat kaitannya dengan perundungan di sekolah. Menurutnya, bukan judi yang membuat depresi, namun rasa depresi itu yang membuat lari ke judi online.

“Saya menekankan kepada adik-adik. Sesama kawan jangan saling membully. Ketika ia depresi dan tidak ada teman, pelariannya bisa ke judol,” terangnya.

Di tempat yang sama, pegiat literasi digital Oktora Irahadi menjelaskan, akan
pentingnya kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat untuk mencegah judi online secara konsisten.

“Memberantas judol tidak hanya menutup platform. Sosialisasi bisa menjadi salah satu cara pencegahan,” terangnya.

“Pemerintah tidak hanya menutup platform-nya saja, tapi dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya judol,” imbuhnya. (nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button