Nasional

Moeldoko Ajak Semua Pihak Hentikan Mafia Logistik

INDOPOSCO.ID – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengajak semua pihak terkait bekerja memastikan perbaikan tata kelola di kawasan pelabuhan, termasuk mencegah pelaku usaha terbebani dengan praktik korupsi mafia logistik.

Moeldoko dalam Webinar Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), di Jakarta, Kamis, sebagaimana siaran pers yang diterima, menegaskan pentingnya reformasi tata kelola di pelabuhan sebagai etalase Indonesia dan pintu masuk utama perdagangan internasional ekspor-impor.

“Apabila tidak efektif dan efisien, apalagi koruptif, pelabuhan dapat menimbulkan ekonomi biaya tinggi. Ujungnya, masyarakat dirugikan karena mendapat barang yang lebih mahal,” kata Moeldoko pula.

Dia menyampaikan istilah mafia pelabuhan kurang tepat diberikan atas tidak efektifnya kawasan pelabuhan.

Baca Juga : Diduga Korupsi Pengadaan Internet, Mantan Rektor UIN Riau Ditahan

Menurutnya, yang ada yakni mafia logistik, karena para oknum bermain dari sektor hulu hingga hilir.

“Kurang tepat kalau orang mengatakan ada mafia pelabuhan yang menyebabkan tidak efektif dan koruptif, yang tepat adalah mafia logistik, karena semua bermain dari hulu sampai hilir. Ini harus kita setop, lewat Stranas PK,” katanya pula.

Menurut laporan Bank Dunia tahun 2018, biaya logistik Indonesia sangat tinggi mencapai sekitar 23 persen dari produk domestik bruto (PDB). Tingginya biaya logistik ini dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya birokrasi dan layanan di pelabuhan laut yang belum sepenuhnya terintegrasi dan tumpang tindih, sehingga menjadi celah terjadinya praktik suap, pungli dan korupsi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button