Nasional

Eks Kapolres Jaksel Jalani Penempatan Khusus Terkait Kasus Brigadir J

INDOPOSCO.ID – Mantan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jakarta Selatan (Jaksel) Komisaris Besar (Kombes) Polisi Budhi Herdi Susianto menjalani penempatan khusus (patsus) di Markas Komando Korps Brigade Mobil (Mako Brimob), Kelapa Dua, Depok, terkait dugaan pelanggaran etik tidak profesional dalam penanganan tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Informasi ini dibenarkan oleh Kepala Divisi (Kadiv) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Inspektur Jenderal (Irjen) Pol. Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (22/8).

“Iya betul (dipatsus di Mako Brimob),” ujarnya.

Budhi Herdi Susianto dinonaktifkan dari jabatan Kapolres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (20/7) lalu.

Baca Juga : Ledakan di Grobogan, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Forensik

Penonaktifan tersebut terkait penyidikan kasus penembakan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Kompleks Asrama Polisi Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7) lalu.

Budhi selaku Kapolres kala itu memimpin penyelidikan dan penyidikan awal kasus terbunuhnya Brigadir J diduga tembak-menembak dengan Bhayangkara Dua (Bharada) Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E .

Budhi bersama Kepala Biro Provost juga yang menyampaikan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kepada Divisi Humas Mabes Polri bahwa peristiwa yang terjadi adalah tembak-menembak antara Bharada E dan Brigadir J.

Kemudian berdasarkan laporan tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol. Ahmad Ramadhan, menyampaikan ke media tentang peristiwa tembak-menembak di TKP Duren Tiga.

“Kalau Karo (Karopenmas) ‘kan menyampaikan fakta dari sumber yang datang ke TKP, yaitu Karo Provost dan Kapolres,” kata Dedi, Rabu (10/8) lalu.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button