Nasional

MenKopUKM: Indonesia Retail Summit 2022 Dongkrak Daya Beli Masyarakat

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menyambut baik penyelenggaraan Indonesia Retail Summit 2022 dalam momentum memulihkan industri ritel modern di Indonesia yang terdampak pandemi COVID-19 sekaligus mendongkrak daya beli masyarakat atas produk lokal.

MenKopUKM Teten Masduki menyambut baik inisiatif Hippindo tersebut karena diyakini akan mampu mendorong peningkatan konsumsi masyarakat. β€œHal itu penting karena struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia selama ini digerakkan oleh konsumsi rumah tangga,” kata MenKopUKM Teten Masduki.

Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menggelar Indonesia Retail Summit 2022 dan Hari Retail Modern Indonesia 2022 di Sarinah, Jakarta, Senin (15/8).

Agenda juga ini menjadi media penyatuan visi misi para pelaku usaha di sektor ritel dan pusat belanja modern dalam menyepakati upaya dan langkah bersama untuk bangkit dan pulih setelah pandemi.

Baca Juga: Sinergi KemenKopUKM-Dekranas Angkat Citra Produk Kriya Indonesia

Melalui agenda tersebut, Menteri Teten optimistis masyarakat akan terpacu untuk kembali berbelanja sehingga diharapkan pada kuartal III 2022, pertumbuhan ekonomi nasional tetap tumbuh tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2022 sebesar 5,44 persen.

“Kami mengapresiasi Hippindo yang menyelenggarakan kegiatan ini karena sangat baik untuk memulihkan industri ritel kita yang selama dua tahun terakhir ini mengalami stagnasi. Kita tahu di kuartal II pertumbuhan ekonomi kita membaik dan 53 persen ditunjang oleh konsumsi rumah tangga. Jadi kita harus bersama menggerakkan konsumsi rumah tangga,” kata Menteri Teten dalam sambutannya pada acara tersebut.

Selain dengan memperbanyak agenda yang bisa menyedot perhatian publik, Menteri Teten juga berharap agar Hippindo turut menggencarkan program diskon nasional. Hal ini dinilai sangat efektif untuk mendongkrak minat belanja masyarakat. Oleh karena itu Hippindo perlu menyediakan ruang tertentu di setiap jaringan ritelnya untuk produk-produk UMKM.

“Tentu kita juga harus mendorong belanja produk buatan dalam negeri terutama brand lokal. Dari pengalaman Sarinah, saya kira pengelola mall swasta juga harus berani menampilkan brand lokal, terbukti Sarinah bisa menarik trafik pengunjung yang luar biasa,” katanya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button