Nasional

MAKI Minta KPK Tetap Proses Hukum Harun Masiku secara In Absentia

INDOPOSCO.ID – Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman meminta KPK menerapkan proses pengadilan tanpa dihadiri tersangka atau in absentia dalam penindakan kasus dugaan korupsi yang menjerat buron Harun Masiku (HM).

“Untuk menjaga muruah atau kehormatan Komisi Pemberantasan Korupsi dan menegakkan hukum yang berkeadilan, MAKI telah mengajukan permohonan proses hukum tanpa kehadiran HM atau in absentia, mulai dari tahapan penyidikan, penuntutan, hingga persidangan di pengadilan tipikor,” kata Boyamin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (24/5).

Permohonan tersebut telah dikirimkan MAKI ke alamat surat elektronik milik Pengaduan Masyarakat KPK. Langkah penerapan proses hukum tersebut, menurut Boyamin, perlu dilakukan KPK untuk menjaga nama baik lembaga antirasuah itu di mata masyarakat Indonesia.

Selain itu, tambahnya, penerapan proses hukum in absentia juga dapat membantu KPK meyakinkan masyarakat bahwa pemberantasan korupsi di Indonesia tegak lurus pada hukum, tidak tebang pilih, dan menempuh segala pilihan yang disediakan undang-undang.

Baca Juga: Kasus Korupsi Bupati Bogor, KPK Sita Mata Uang Asing

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button