Nasional

KPK Panggil 14 Saksi Kasus TPPU Mantan Bupati Probolinggo

INDOPOSCO.ID – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil 14 saksi terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan Bupati Probolinggo, Jawa Timur, Puput Tantriana Sari (PTS) dan kawan-kawan.

“Hari ini (10/2/2022) pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi (TPK) terkait seleksi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2021 dan TPPU,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Kamis (10/2/2022).

Ali menjelaskan para saksi yang diperiksa di Polres Probolinggo Kota tersebut yakni Indri Asmono (PNS), Wahid Noor Azis (PNS), Suryana Nuring Perbawani (PNS), Lita Mahanani (PNS), M.Abdi Utoyo (PNS), Widia Yudyaningsih (PNS), Cahyo Rachmad Dany (PNS), Winata Leo Chandra (PNS), Agus Budianto (PNS), Herry Sudjono (PNS), Andrea Pasaulian (PNS), Hari Pribadi (PNS), Dian Indriana (ibu rumah tangga), Ketut Kariana (notaris), Siti Junaidah (ibu rumah tangga) dan Abu Amin (pedagang).

Sebelumnya kat Ali, tim penyidik memanggil 28 saksi yang terdiri 16 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 12 pihak swasta.

Saksi 16 ASN tersebut yakni Sugeng Wiyanto, Mohammad Natsir, Bambang Suprayitno, Dwijoko Nurjayadi, Edi Lianto, Bibit, dr. Anang Budi Yoelijanto, Arif Yudi Purwanto, Mahbub Zaunaidi, Ruri Priyanti, Sjaifuddin Zuhri, Meda Hajar Aswati, Moch Siddiq, Khamsiyah, Mohammad Fatoni Hasan dan Halimatus Sa’diyah.

Sementara 12 saksi lainnya dari pihak swasta yaitu Salim Buftem, Anisah, Suka Nafisa, Saleh Bufthem, Muhammad Buftaim, Hasanuddin, Abd Rahim, Abdul Jamil Nawawi, Hostifa Wati, Salehudin, Suradi dan I Made Bagus Darmawan (Pejabat Pembuat Akta Tanah).

Baca Juga: KPK Periksa 4 Saksi Kasus Gratifikasi di Probolinggo

Sebagai informasi, KPK menetapkan status terbaru mantan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin, tersangka gratifikasi dan TPPU pada Selasa, 12 Oktober 2021.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button