Nasional

Kemensos Bantu Perempuan dengan Tumor Perut Dapatkan PKH dan Kewirausahaan

INDOPOSCO.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) membantu Nurlailawati (26), perempuan pengidap tumor perut mendapatkan asuransi kesehatan. Juga memasukkan perempuan itu ke dalam bantuan sosial dan kewirausahaan.
Kepala Balai Insyaf Ahd Sulaiman menyatakan, bahwa pihaknya dari balai sudah melakukan asesmen terhadap Nur di kediamannya.
Tim respon kasus Balai Insyaf telah mengunjungi kediaman Nur belum lama ini bersama pihak terkait, yakni Dinas Sosial, Dinas Dukcapil, Camat Pante Bidari, Kapolsek, Kepala Desa ALue Ie Mirah. Serta petugas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Kemensos melalui Balai Insyaf akan memberikan bantuan, termasuk bantuan kewirausahaan berupa jualan sarapan pagi dan kedai kelontong yang akan diserahkan minggu depan,” kata Sulaiman dalam keterangannya, Kamis (3/2/2022).
Hasil asesmen menunjukkan, dia hidup berpisah dengan pasangan hidup dan dikaruniai seorang putri berusia empat tahun. Warga Dusun Buket Kreut, Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur tersebut sudah tiga tahun menderita tumor abdoment (tumor perut).
Nurlailawati sudah pernah dirujuk ke RSUD Cut Idi untuk dilakukan tindakan medis, akhir tahun 2019. Namun dia menolak karena takut dioperasi.
“Penanganan kesehatan Ibu Nur sudah dirujuk ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh. Kondisi perutnya sudah membesar. Kondisi kesehatan bu Nur sudah lebih baik. Saat ini sedang menunggu hasil pemeriksaan dokter/analisis medis,” ujar Sulaiman.
Berdasarkan pengamatan petugas saat berkunjung, kondisi rumah Nurlailawati tidak layak huni. Lantai dari tanah, dinding tepas, penerangan seadanya, atap rumbia dan bocor, ukuran rumah 3 x 3 meter.
“Status kepemilikan rumah masih menumpang dengan orangtua (ibunya). Tanah dan rumah yang mereka tempati adalah milik saudara sepupu ibunya,” tuturnya.
Kemensos akan memproses data Nur untuk diusulkan menjadi peserta PKH. Untuk membantu meningkatkan kapasitas ekonominya, Kemensos akan memberikan bantuan kewirausahaan kepada ibunda Nur.
“Ibunda bu Nur saat ini tidak memiliki pekerjaan atau penghasilan. Sebelumnya Nur dan ibunya berjualan sarapan pagi dan kedai kelontong, tapi sejak enam bulan terakhir berhenti karena kehabisan modal,” ungkapnya. (dan)

Sponsored Content
Back to top button