Nasional

P2G Nilai Pelaksanaan PTM 100 Persen Terlalu Dipaksakan

INDOPOSCO.ID – Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dinilai tergesa-gesa. Sehingga tidak sedikit sekolah belum siap untuk menerapkan kebijakan tersebut.

“Secara nasional pelaksanaan PTM 100 persen belum memenuhi persyaratan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri,” ujar Koordinator Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriawan Salim secara daring, Selasa (4/1/2022).

Baca juga: Kota Tangerang Terapkan PTM 100 Persen

Ia menyebut, vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan dosis lengkap baru 72 persen. Lalu untuk siswa terutama usia 6-11 tahun.

“Kalau keinginan orangtua berdasarkan data P2G menginginkan PTM. Tapi yang mengejutkan kami PTM 100 persen dan wajib,” terangnya.

“Padahal dalam SKB 4 menteri sebelumnya ada pilihan PJJ dan PTM. Kami nilai sekolah wajib PTM 100 persen saat ini terlalu mendadak,” imbuhnya.

Ia berharap, kepada pemerintah daerah untuk membuka PTM secara bertahap, jangan langsung seratus persen. Semestinya, pemerintah melakukan evaluasi dan esesmen kepada sekolah.

“Harus ditinjau ulang bagaimana kesiapan sarana dan prasarana, vaksinasi guru bagaimana? Lalu fasilitas kesehatan di sekolah bagaimana?” katanya.

Satgas di daerah, lanjut dia, harus bisa memastikan sekolah siap menerapkan PTM 100 persen. Selain itu, pemerintah harus memberikan pilihan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Seperti Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan pilihan kepada orangtua yang menginginkan PJJ.

“Sekolah harus antisipasi kerumunan saat jam masuk sekolah atau jam-jam tertentu,” ucapnya.(nas)

 

Back to top button