• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

P2G Nilai Pelaksanaan PTM 100 Persen Terlalu Dipaksakan

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 4 Januari 2022 - 09:44
in Nasional
Anak belajar luring di sekolah

Anak belajar luring di sekolah (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dinilai tergesa-gesa. Sehingga tidak sedikit sekolah belum siap untuk menerapkan kebijakan tersebut.

“Secara nasional pelaksanaan PTM 100 persen belum memenuhi persyaratan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri,” ujar Koordinator Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriawan Salim secara daring, Selasa (4/1/2022).

BacaJuga:

PLN NP Tancap Gas, Amankan Listrik Nasional di Tengah Ancaman Krisis Energi Global

Kemendukbangga Hadirkan Edukasi Kependudukan dan Kesehatan Remaja Secara Interaktif Bagi Pelajat

DPR RI Ingatkan Ancaman Karhutla dan Krisis Gizi Akibat Fenomena El Nino Godzilla 2026

Baca juga: Kota Tangerang Terapkan PTM 100 Persen

Ia menyebut, vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan dosis lengkap baru 72 persen. Lalu untuk siswa terutama usia 6-11 tahun.

“Kalau keinginan orangtua berdasarkan data P2G menginginkan PTM. Tapi yang mengejutkan kami PTM 100 persen dan wajib,” terangnya.

“Padahal dalam SKB 4 menteri sebelumnya ada pilihan PJJ dan PTM. Kami nilai sekolah wajib PTM 100 persen saat ini terlalu mendadak,” imbuhnya.

Ia berharap, kepada pemerintah daerah untuk membuka PTM secara bertahap, jangan langsung seratus persen. Semestinya, pemerintah melakukan evaluasi dan esesmen kepada sekolah.

“Harus ditinjau ulang bagaimana kesiapan sarana dan prasarana, vaksinasi guru bagaimana? Lalu fasilitas kesehatan di sekolah bagaimana?” katanya.

Satgas di daerah, lanjut dia, harus bisa memastikan sekolah siap menerapkan PTM 100 persen. Selain itu, pemerintah harus memberikan pilihan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Seperti Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan pilihan kepada orangtua yang menginginkan PJJ.

“Sekolah harus antisipasi kerumunan saat jam masuk sekolah atau jam-jam tertentu,” ucapnya.(nas)

 

Tags: pembelajaran tatap mukaPerhimpunan Pendidikan dan Gurusekolah belum siap

Berita Terkait.

PLN NP Tancap Gas, Amankan Listrik Nasional di Tengah Ancaman Krisis Energi Global
Nasional

PLN NP Tancap Gas, Amankan Listrik Nasional di Tengah Ancaman Krisis Energi Global

Rabu, 15 April 2026 - 11:41
Kemendukbangga Hadirkan Edukasi Kependudukan dan Kesehatan Remaja Secara Interaktif Bagi Pelajat
Nasional

Kemendukbangga Hadirkan Edukasi Kependudukan dan Kesehatan Remaja Secara Interaktif Bagi Pelajat

Rabu, 15 April 2026 - 10:32
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Nasional

DPR RI Ingatkan Ancaman Karhutla dan Krisis Gizi Akibat Fenomena El Nino Godzilla 2026

Rabu, 15 April 2026 - 03:35
Suara Buruh Dinilai Melemah, Fragmentasi Serikat Jadi Alarm Serius Politik Pekerja
Nasional

Suara Buruh Dinilai Melemah, Fragmentasi Serikat Jadi Alarm Serius Politik Pekerja

Selasa, 14 April 2026 - 23:16
Menkop: Dekopinwil Jateng Berperan Strategis Kembangkan Produk Lokal Melalui KDKMP
Nasional

Komite III DPD RI Soroti Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Pasien Kronis Terdampak

Selasa, 14 April 2026 - 22:31
Pelaku Begal Anggota Damkar Dibekuk di Hotel Kawasan Pluit
Nasional

Bukan NGO atau Aktivis, Haris Azhar Sebut Elite di Balik Isu Kudeta Presiden

Selasa, 14 April 2026 - 20:55

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2512 shares
    Share 1005 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.