• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Antisipasi Kasus Omicron Tanpa Perjalanan Ke Luar Negeri

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 7 Desember 2021 - 21:27
in Nasional
siti nadia

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi dalam dialog bertema "Disiplin Masker dan Vaksinasi Cegah Omicron," yang diikuti di Jakarta, Selasa (7/12/2021). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyatakan pemerintah terus mengantisipasi munculnya varian Omicron di dalam negeri meski tak ada riwayat perjalanan ke luar negeri.

“Kita tetap melakukan pengetatan di pintu masuk negara, tapi kita tetap berhati-hati karena kemungkinan adanya varian Omicron yang dideteksi tanpa ada riwayat perjalanan ke luar negeri,” ujar Siti Nadia Tarmidzi dalam dialog bertema “Disiplin Masker dan Vaksinasi Cegah Omicron,” seperti dikutip Antara, Selasa (7/12/2021).

BacaJuga:

Pemerintah Sepakati Turunkan PPh Royalti Penulis

BPOM Bongkar 22 Produk Berbahaya, DPR RI Ingatkan Ini

Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

Ia mengemukakan di beberapa negara yang melaporkan adanya Omicron, seperti Spanyol dan Amerika Serikat diketahui muncul varian Omicron tanpa adanya riwayat perjalanan luar negeri dari yang terpapar.

“Artinya itu menjadi perhatian kita untuk berhati-hati. Yang pasti kita harus berhati-hati dengan varian baru seperti Omicron,” ucapnya.

Baca Juga: Kemenkes Matangkan Kebijakan Vaksinasi Booster Untuk Lansia

Saat ini, sekitar 45 negara di dunia melaporkan adanya varian Omicron. Artinya, penyebarannya cukup cepat sejak dilaporkan kemunculannya pada 24 November tahun ini. Dan 26 November 2021 varian Omicron masuk dalam Variant of Concern (VoC).

Ia mengingatkan, kelompok lansia berpotensi paling terkena dampak terhadap varian Omicron seperti yang terjadi di Jerman. “Seperti di Jerman dan di banyak negara lain itu adalah kelompok lansia yang paling akan berdampak,” tuturnya.

Maka itu, Nadia mengatakan, pemerintah akan memprioritaskan kelompok lansia untuk mendapatkan vaksin booster. Dalam kesempatan sama, Biostatistika Epidemiologi FKM Universitas Airlangga, Windhu Purnomo mengatakan hingga hari ini belum diketahui pasti karakteristik virus Corona B. 1. 1. 529 atau varian Omicron.

“Sampai hari ini WHO belum tahu persis. Apakah lebih berbahaya dari Delta, lebih menular, atau mematikan, belum tahu persis. Tapi apapun itu jangan sampai masuk ke Indonesia,” katanya.

Namun, ia menyampaikan, cara penularan varian Omicron sama dengan varian virus Corona lainnya. Maka itu, cara pencegahannya pun sama. “Kalau Kita tidak ingin terjadi mutasi baru maka lakukan protokol kesehatan. Selama masih ada penularan maka risiko mutasi akan muncul. Maka jangan biarkan virus bertransmisi,” tuturnya. (mg3)

Tags: antisipasiLuar NegeriOmicronpemerintah

Berita Terkait.

air
Nasional

Pemerintah Sepakati Turunkan PPh Royalti Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:11
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Nasional

BPOM Bongkar 22 Produk Berbahaya, DPR RI Ingatkan Ini

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:37
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Nasional

Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:44
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Nasional

Menteri P2MI Ungkap Ada Gap 76 Persen Lowongan Kerja Migran Belum Terisi

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:38
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Nasional

APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:31
API-IMA Ingatkan Risiko Pasar Jika Transisi Kebijakan Ekspor Tidak Terarah
Nasional

Mengawali Kunjungan di Paris, Prabowo Akan Salat Iduladha Bareng WNI

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:31

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5668 shares
    Share 2267 Tweet 1417
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    2991 shares
    Share 1196 Tweet 748
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2442 shares
    Share 977 Tweet 611
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2296 shares
    Share 918 Tweet 574
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1229 shares
    Share 492 Tweet 307
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.