Nasional

Komnas Perempuan Sebut Perlu Literasi Kekerasan Berbasis Kelamin Siber

INDOPOSCO.ID – Komisioner Komnas Perempuan Bahrul Fuad mengatakan bahwa peningkatan interaksi di dunia digital menuntut masyarakat untuk memiliki literasi digital mengenai kekerasan berbasis kelamin siber (KBGS) untuk melindungi diri dan orang lain.

“Masyarakat dan anak-anak muda ini tidak dibekali pemahaman yang baik tentang bagaimana cara memproteksi data diri dan melindungi diri dari ancaman KBGS. Ini menjadi keprihatinan kami di Komnas Perempuan,” tutur Bahrul Fuad ketika menyampaikan paparan dalam seminar bertajuk “Kekerasan Seksual di Mata Orang Muda” yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube Komnas Perempuan, dan disaksikan dari Jakarta, seperti dikutip Antara, Jumat (3/12/2021).

Pandemi Covid-19 menyebabkan peningkatan interaksi masyarakat di dunia siber. Namun, di sisi lain, peningkatan tersebut tidak dibarengi dengan literasi digital mengenai kekerasan berbasis kelamin siber, sehingga terjadi peningkatan kasus KBGS.

Baca Juga : Sosiolog: Catatan Komnas Perempuan Pelaku Kekerasan Seksual Cenderung Orang Dekat

Sebelum pandemi Covid-19, lebih tepatnya pada tahun 2019, Komnas Perempuan mencatat laporan KBGS sebanyak 87 kasus. Setelah pandemi Covid-19, terjadi peningkatan mencapai 300 persen dengan jumlah laporan yang diterima oleh Komnas Perempuan adalah sebanyak 383 kasus.

Oleh karena itu, berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, harus memperlengkapi masyarakat dengan literasi digital mengenai kekerasan berbasis kelamin siber untuk menekan angka kekerasan di dunia siber.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button