Nasional

Bea Cukai Pantau Pemanfaatan DBHCHT di Jawa Timur

INDOPOSCO.ID – Bea Cukai lakukan pemantauan pemanfaatan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang disalurkan kepada pemerintah daerah penghasil cukai dan tembakau. Seperti yang diketahui DBHCHT merupakan bagian dari transfer daerah dari hasil penerimaan cukai yang dimanfaatkan di bidang kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta pengawasan.

“Pemantauan lewat diskusi dan rapat bersama dengan pemerintah daerah kali ini dilakukan oleh Bea Cukai Pasuruan, Bea Cukai Malang, Bea Cukai Madura, dan Bea Cukai Sidoarjo. Seperti yang diketahui Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang menyumbang penerimaan cukai, sehingga DBHCHT juga disalurkan ke pemerintah daerah di provinsi ini,” ungkap Tubagus Firman Hermansjah, Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai.

Bea Cukai Pasuruan melakukan serangkaian kegiatan dalam rangka pemanfaatan DBHCHT. Salah satunya adalah dengan menggelar operasi pasar bersama dengan organisasi perangkat daerah Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk menyisir keberadaan rokok ilegal, melainkan juga memberikan sosialisasi kepada para pedagang di pasar terkait larangan memperdagangkan rokok ilegal.

Pembangunan Kawasan industri hasil tembakau (KIHT) juga terus diupayakan oleh pemerintah daerah Pasuruan. Hal ini diungkapkan dalam rapat evaluasi pemanfaatan DBHCHT semester I. KIHT merupakan salah satu bagian yang tercantum dalam program pembinaan industri untuk mendukung bidang penegakan hukum di bidang cukai.

Di Malang, Bea Cukai menghadiri rapat evaluasi capaian kinerja penggunaan DBHCHT 2021 oleh pemerintah Kabupaten Malang. Sepanjang semester I, Kabupaten Malang menjadi daerah paling aktif dalam pemanfaatan DBHCHT di tingkat nasional. Meskipun demikian, pembangunan KIHT yang merupakan salah satu bagian dari pemanfaatan DBHCHT masih belum terealisasi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button