Nasional

Potensi Ekonomi Digital Tinggi, Perlu Peran Pemerintah

INDOPOSCO.ID – Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, serta Menengah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dr. Rudy Salahuddin, menjelaskan potensi ekonomi digital di Indonesia ataupun kawasan Asia Tenggara (ASEAN) perlu dibarengi dengan peran pemerintah dalam hal regulasi yang jelas serta terstruktur, sampai pemerataan akses, infrastruktur, serta edukasi.

Di tahun 2015-2020 terjadi peningkatan pengguna internet yang signifikan di ASEAN, mencapai 400 juta orang. Data pada Januari 2021 membuktikan tingkat penetrasi koneksi seluler di ASEAN mencapai 132 persen dari keseluruhan populasi; dengan tingkat penetrasi 69 persen untuk pengguna media sosial aktif.

“Jumlah pengguna internet di Indonesia telah mencapai 202,6 juta orang pada tahun 2020, dibanding tahun- tahun sebelumnya sebesar 175,4 juta,” tutur Rudy dalam paparannya di sebuah seminar web, ditulis pada Rabu (25/8). Menurutnya faktor demografi selalu memiliki peran penting dalam potensi serta perkembangan ekonomi digital.

“Untuk itu, potensi yang besar ini harus diimbangi dengan peran pemerintah. Indonesia memiliki beberapa inisiatif untuk meningkatkan ekonomi digital; mulai dari infrastruktur yang menyeluruh, talenta digital, sangat bagus untuk pengembangan ekosistem ekonomi digital,” tutur Rudy.

“Oleh sebab itu, kita terus membangun infrastruktur TIK di seluruh Tanah Air melalui jaringan fiber optic Palapa Ring, menara-menara BTS, dan akses internet serta satelit multifungsi yang akan mulai beroperasi pada tahun 2023,” imbuhnya.

Lebih lanjut, untuk mengatasi kekurangan talenta digital, Rudy menjelaskan pemerintah juga terus mendukung pengembangan talenta digital dengan memberikan program pelatihan digital dalam 3 tingkat; mulai dari peningkatan kemampuan (skill), beasiswa, serta akademi kepemimpinan (leadership academy).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button