Nasional

Masyarakat Apresiasi Uji Coba Samsat Digital Nasional (Signal)

INDOPOSCO.ID – Direktur Ditregident Korlantas Polri, Brigjen Yusuf mengatakan, Samsat Digital Nasional (Signal) adalah aplikasi yang dirancang dan dibangun oleh Korlantas Polri untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari Polri dan pemangku kepentingan terkait dalam melakukan pengesahan STNK tahunan, pembayaran pajak ranmor dan SWDKLJ, dengan quote atau pelayanan terbaik.

Dapat dilakukan dimana saja, kapan saja, one stop service. Aplikasi Signal ini merupakan generasi kedua setelah Samsat Online Nasional (Samolnas).

Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya ini, dibangunnya Signal merupakan penyempurnaan sistem Samolnas. Aplikasi Signal ini sebetulnya sudah dirancang sejak tahun 2014, dengan kesadaran bahwa suatu saat penggunaan dan pemanfaatan tehnologi informasi untuk diterapkan pada sentra pelayanan publik tidak bisa lagi dihindari dan akan menjadi sebuah tuntutan dari masyarakat.

Berita Terkait

“Untuk itulah kami selalu membangun komitmen untuk selalu berbenah lebih baik lagi dalam melayani masyarakat. Program ini pada dasarnya sejalan dan merupakan penjabaran serta implementasi dari program pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik berbasis digital”, ujar Yusuf kepada INDOPOSCO.ID, Jumat (20/8/2021).

Dia menambahkan, sebagaimana kita ketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menetapkan visinya yaitu mewujudkan Polri yang Presisi mampu memprediksi kebutuhan masyarakat ke depan, memiliki rasa tanggung jawab sosial serta sekaligus mampu bekerja secara transparan yang berkeadilan.

Maka Signal adalah implementasi dari transformasi Polri di bidang pelayanan dengan menampilkan pelayanan yang modern dan berkualitas.

Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri, Kombes M Taslim Chairuddin mengatakan, penerapan Signal adalah bagian dari program 100 hari Kapolri, yang awalnya direncanakan dilaunching di hari ke-99, pada tanggal 28 Juni 2021, tetapi karena kondisi pandemi Covid-19 dan kesibukan Kapolri dalam mendukung kebijakan PPKM, maka launching diundur dan direncanakan akan dilaksanakan bulan Agustus 2021 ini, sebagai kado ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun demikian, agar mampu menghadirkan aplikasi yang benar-benar siap pada saat dilaunching dan sekaligus mendukung kebijakan PPKM, maka Signal telah diuji coba sejak tanggal 21 Juni 2021 dan aplikasi sudah dapat diunduh melalui playstore.

Hanya saja untuk wilayah kerja Signal sementara ini tahap I baru diterapkan di 15 Provinsi yaitu; DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, Bali, NTB, Sumbar, Riau, Jambi, Bengkulu, Kepri, Sulsel, Sulbar dan Sultra. Dan ternyata uji coba ini mendapat sambutan positif masyarakat.

“Apresiasi dari masyarakat ini merupakan cambuk bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, tahap I ini ditetapkan berdasarkan batas waktu yang diberikan pimpinan dan proaktif dari Bapenda dan BPD Provinsi, serta didukung oleh perbankan nasional/ Himbara (Mandiri, BNI, BRI dan BTN).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button