Nasional

HUT Ke-76 RI, Sosiolog Soroti Insentif Nakes yang Tertunda di Daerah

INDOPOSCO.ID – Sosiolog dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Indonesia Imam Budidarmawan Prasodjo menyorot penyaluran dana insentif tenaga kesehatan (nakes) yang masih tertunda oleh alur birokrasi di tingkat pemerintah daerah.

“Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah memperingatkan kepada 19 provinsi agar mendorong kabupaten/kota di bawahnya segera memberikan hak-hak dasar dari para nakes yang bekerja,” kata Imam Prasodjo yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (16/8).

Imam mengatakan pencairan insentif nakes tersebut ada yang belum mencapai 25 persen dari dana yang telah dialokasikan pemerintah.

“Saya punya laporan, ada rumah sakit yang unggulan di pusat kota Jakarta yang 74 nakesnya belum dibayar, bahkan ada juga nakes yang sudah berbulan- bulan belum mendapatkan insentif, terutama yang tenaga honorer,” katanya.

Imam mengatakan situasi serupa juga terjadi di Jawa Barat. Dari total alokasi dana insentif nakes berkisar Rp50 miliar, baru Rp20 miliar di antaranya yang sudah terserap pada dua pekan lalu.

“Saya kira ini sesuatu yang sangat ironi, di satu sisi kita sangat bergantung pada nakes, tapi di satu sisi kita ketahui mereka mempertaruhkan nyawa tetapi bahkan hanya hak- hak dasar seperti insentifnya itu berbulan- bulan tidak diberikan,” katanya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button