Nasional

Ditjenpas Apresiasi Prison Art Show Tangerang Raya, Suguhkan Talenta Hingga Karya Warga Binaan

INDOPOSCO.ID – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bersama Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang menggelar acara Prison Art Show yang diikuti oleh enam Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakat se-Tangerang Raya, Sabtu (14/8/2021).

Dalam acara ini para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari enam lembaga pemasyarakatan yang ada di Tangerang diperkenankan memamerkan kreasi dan karya mereka baik dalam bidang seni maupun kerajinan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Heni Yuwono menyatakan acara Prison Art Show ini digelar untuk menjadi etalase bagi talenta-talenta berbakat para WBP di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang dan Lapas/Rutan lain di wilayah Tangerang Raya.

“Saya sangat mengapresiasai kinerja 6 Kepala UPT Pemasyarakatan se-Tangerang Raya yang telah berhasil menggelar Prison Art Show yang memamerkan seni dan kerajinan hasil karya warga binaan. Sebab melalui Prison Art Show ini para warga binaan dapat menunjukkan bakat, baik di bidang seni atau menghadirkan karya kerajinan yang sangat baik,” tutur Heni kepada INDOPOSCO, Sabtu (14/8/2021).

Dikatakan, dengan adanya pameran ini, masyarakat bisa melihat bagaimana keseriusan lembaga pemasyarakatan dalam membina para warganya.

“Selama ini kami selalu membimbing dan membina para warga secara baik dan benar. Artinya mereka dididik untuk bisa menghasilkan produk-produk berkualitas dan yang hasilnya bisa dipasarkan. Jadi setelah mereka keluar, p mereka mampu berperan aktif dan produktif bagi keluarga dan masyarakat,” tegas Heni.

Dia menambahkan, Dirjen Pemasyarakatan peduli dengan warga binaan dengan memberikan mereka bekal saat keluar nanti, dengan harapkan setelah keluar dari lapas atau rutan mereka bisa berdikara. “Selain itu, dari penjualan produk mereka, Dirjen PAS bisa menambah penghasilan negara bukan pajak (PNBP),” katanya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ini juga menyatakan bahwa meski produk yang dihasilkan oleh para warga binaan sudah bagus, namun lembaganya juga memikirkan agar kualitas produk-produk itu bisa diserap oleh pasar, baik domestik maupun mancanegara.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button