Nasional

Gubernur Lemhannas: Jangan Libatkan Militer Dalam Persoalan Politik

INDOPOSCO.ID – Persoalan politik yang terjadi di Indonesia diminta tanpa melibatkan militer. “Jangan lagi ada yang berpikir untuk menggunakan militer untuk memperbaiki keadaan betapa pun argumen ketidaksukaan kita pada situasi yang berlaku. Masalah politik hendaknya diselesaikan secara politik, tanpa campur tangan militer,” kata Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, dalam seminar tentang “Pilkada Serentak dan Konstelasi Politik di Daerah”, di Kantor Lemhannas, Jakarta, Kamis (11/2/2021), dikutip dari Antara.

Menurut Agus, Indonesia perlu mengidentifikasi praktik negatif dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang mempengaruhi implementasi kaidah demokrasi melalui gejala yang terjadi di masyarakat.

Tujuannya, lanjut dia, untuk menjaga kepercayaan masyarakat kepada sistem demokrasi dengan segala implementasinya. “Hal ini penting karena demokrasi telah menjadi pilihan strategis rakyat Indonesia sejak reformasi,” ujarnya dalam siaran persnya.

Agus mencontohkan negara Amerika Serikat melihat pentingnya kekuatan masyarakat (civil society) dan tetap menggunakan kaidah demokrasi dalam jalur politik tanpa campur tangan militer.

Menurutnya, masyarakat AS yang prihatin dengan gaya kepemimpinan Presiden sebelumnya, Donald Trump berusaha untuk mengembalikan demokrasi di jalur yang semestinya.

Dengan kekuatan civil society, maka demokrasi ini bisa diselamatkan melalui kaidah-kaidah demokrasi juga.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button