Megapolitan

Cegah Perusakan, Kaukus Muda Betawi Ajak Peserta Aksi Selalu Jaga Jakarta

INDOPOSCO.ID – Kaukus Muda Betawi menyatakan sikap terkait kondisi negara, khususnya Jakarta. Penasihat Kaukus Muda Betawi Kiai Haji (KH) Lutfi Hakim mengatakan, Jakarta adalah rumah bersama. Untuk itu ia mengajak semua pihak untuk menjaganya.

“Bagi kami, Jakarta adalah rumah besar kita bersama. Rumah kite, kite jaga; kampung kite, kite bela,” ujar Lutfi kepada INDPOPOSCO, Minggu (31/8/2025).

Ia menyebut, dalam sikapnya Kaukus Muda Betawi agar semua pihak menghormati hak konstitusional rakyat untuk menyampaikan pendapat sesuai UUD 1945 Pasal 28E ayat (3) dan UU No. 9/1998.

“Semua harus tetap menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” ucapnya.

Lutfi mengatakan, Kaukus Muda Betawi menolak segala bentuk kekerasan, baik dari peserta aksi maupun aparat.

“Aspirasi harus disampaikan dengan cara beradab,” katanya.

Lutfi juga mengingatkan agar peserta aksi tetap menjaga fasilitas umum sebagai milik bersama. Pasalnya, merusak halte, jalan, atau perkantoran publik dan bahkan fasilitas kesehatan sama saja merugikan rakyat Jakarta sendiri.

“Kami juga mendorong seluruh elemen masyarakat, pemuda, mahasiswa dan aparat keamanan lebih humanis dan proporsional, sesuai prinsip HAM dan UU No. 39/1999,” ucapnya.

“Agar rakyat dan masyarakat Jakarta lainnya merasa dilindungi, bukan ditakuti dari aksi-aksi penyampaian pendapat maupun penanganan aksi,” imbuhnya.

Hal yang sama diungkapkan Pembina Kaukus Muda Betawi Beky Mardani. Ia mengajak pemuda Betawi dan elemen Jakarta lainnya jadi penyejuk, bukan pemicu.

“Energi anak muda harus diarahkan untuk membangun dan menjaga kedamaian kota Jakarta yang kita cintai,” tuturnya.

Beky mengajak semua elemen masyarakat mengawal aspirasi lewat jalan damai dan konstitusional.

“Kaukus Muda Betawi siap jadi jembatan dialog rakyat dan pemerintah,” terangnya.

“Menjaga persatuan dan kedamaian Jakarta sebagai kota kita dan rumah bersama. Biar rame asal jangan rusuh, biar beda asal jangan ribut,” tambahnya.

Beky menyerukan kepada seluruh masyarakat, khususnya pemuda Jakarta, membiarkan aspirasi berubah jadi anarki.

“Jangan biarkan rumah kita rusak oleh tangan kita sendiri. Mari jaga Jakarta, jaga kampung, dan jaga rumah kite bersama,” jelasnya.

“Kami juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Affan Kurniawan, driver ojek online, dalam aksi 28 Agustus 2025. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” lanjutnya.(nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button