Megapolitan

Sertifikasi Petani Kopi untuk Tingkatkan Kuantitas Hasil

Kabupaten Bogor

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) melakukan sertifikasi dan pemahaman kepada petani kopi sebagai upaya peningkatan kuantitas produksi kopi asal daerahnya.

“Sehingga petani nilai tambahnya tinggi karena bisa menghasilkan (produksi) banyak,” ungkap Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Siti Nurianty di Cibinong, Bogor, Selasa (30/8), seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, program pemberdayaan ini berupa pembinaan Good Agriculture Practices (GAP) dan Good Handling Practices (GHP) yang merupakan bantuan dari PT Astra International Tbk dan Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI).

GAP merupakan salah satu sistem sertifikasi dalam praktik budidaya tanaman yang baik sesuai dengan standar yang ditentukan.

Sementara GHP merupakan pedoman yang berisikan mengenai tata cara penanganan pasca-panen hasil pertanian yang baik dengan tujuan menghasilkan pangan yang bermutu, aman, dan layak dikonsumsi oleh calon konsumen.

“Outputnya seperti peningkatan produktivitas. Misal yang biasanya satu pohon kopi itu menghasilkan 2,5 kilogram, dengan dibina dibantu budidaya yang baik bisa menjadi minimal 5-7 kilogram,” kata Nurianty.

Baca Juga: Mentan Berharap Kopi Indonesia Penuhi Kafe-Kafe di Seluruh Dunia

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button