Megapolitan

Wagub DKI Ancam Cabut Izin Usaha bagi Sektor yang Kerap Langgar PPKM

INDOPOSCO.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengancam akan mencabut izin usaha bagi sektor komersial yang kerap melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kami akan denda bahkan kami akan cabut izinnya bagi yang sudah berulang-ulang melakukan pelanggaran,” kata Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (8/2), seperti dikutip oleh Antara.

Riza menjelaskan pihaknya meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dibantu Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk setiap hari melakukan razia baik secara terbuka atau tertutup.

Baca Juga :  Meningkat Signifikan, Ini Daftar Daerah Jawa-Bali Berstatus PPKM Level 3

“Jadi kami minta tempat- tempat di mana pun perkantoran, mal, pasar, kafe, kami minta untuk disiplin mengikuti pembatasan jam operasional,” ucapnya.

Beberapa kafe atau tempat hiburan malam sudah ditindak petugas keamanan salah satunya yang terbaru Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menyegel “Second Floor Bar and Club” di Jalan Kemang Raya Jakarta Selatan pada Selasa (8/2) dini hari.

​​​​Tempat hiburan malam itu disegel karena beroperasi melampaui batasan jam operasional yang ditetapkan dalam kebijakan PPKM.

Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat mengurangi mobilitas yang pengawasannya dilakukan Dinas Perhubungan dibantu Polisi Lalu Lintas dan melakukan kawasan bebas kerumunan saat malam hari (crowd free night/CFN).

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memberlakukan kebijakan malam bebas kerumunan (CFN) hingga angka kasus Covid-19 di wilayah Jakarta dan sekitarnya melandai.

“Memang yang nongkrong-nongkrong ini kebanyakan anak muda dan kasus harian berdasarkan umur kebanyakan anak muda, sehingga untuk melakukan langkah pencegahan, kita melakukan Crowd Free Night,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Jakarta, Senin (7/2).

Terkait berapa lama kebijakan itu akan diberlakukan, Fadil tidak memberikan tenggat waktu pasti, namun dia menyampaikan CFN akan terus diberlakukan hingga badai Covid-19 melandai.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button