Megapolitan

Bupati Bogor: Dewan Pengupahan Sepakat Tak Naikkan UMK 2022

INDOPOSCO.ID – Bupati Bogor Ade Yasin menyebutkan, Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor telah menyepakati bahwa angka Upah Minimum Kabupaten (UMK) pada 2022 tidak naik.

“Dewan Pengupahan yang terdiri dari serikat pekerja dan organisasi pengusaha sudah menyepakati untuk tidak ada kenaikan (UMK),” ungkapnya di Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (24/11).

Menurutnya, angka UMK di wilayahnya kini sudah cukup tinggi, yakni Rp4,2 juta, di atas UMK wilayah Kota Bogor yang senilai Rp4,1 juta. Pasalnya, tahun lalu angka UMK wilayah Kota Bogor juga tidak mengalami kenaikan.

Baca Juga : Buruh Kabupaten Bekasi Desak Kenaikan UMK 2022 Sebesar Ini

“Memang awalnya ada permintaan kenaikan UMK sebesar 3,7 persen,” kata Ade Yasin, seperti dikutip Antara.

Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor belum menggelar rapat pleno untuk membahas kenaikan UMK tahun 2022, meski seharusnya ditetapkan 25 November 2021, seperti tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 sebagai turunan dari UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button