Megapolitan

Seruan Pemprov DKI terkait Reklame Rokok Abaikan Pemulihan Ekonomi

INDOPOSCO.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu mengeluarkan Seruan Gubernur Nomor 8 Tahun 2021 yang melarang pedagang untuk pajang rokok di toko atau warung serta pelarangan iklan rokok. Hal tersebut dinilai mengabaikan pemulihan ekonomi masyarakat yang terpukul oleh pandemi covid-19.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) Joko Setiyanto mengatakan, Seruan Gubernur DKI Jakarta tersebut kontraproduktif dengan pemulihan ekonomi. Pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi covid-19 adalah hal yang sangat penting.

Pelarangan yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta, menurut dia, seharusnya memperhatikan kondisi masyarakat bawah dalam keadaan ekonomi sedang sulit seperti ini.

Berita Terkait

“Saya bukan perokok, bukan berarti saya melarang teman-teman saya untuk merokok,” ujar Joko Setiyanto dalam keterangan, Selasa (21/9/2021).

Dia menilai seruan tersebut hanya membuang-buang energi bagi Pemprov DKI. Menurutnya Pemprov Jakarta bisa mengerjakan hal yang lebih penting daripada menutup reklame dan display rokok.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button