Mulai September, Depok Sekolah Tatap Muka

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat menyiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) yang dilaksanakan pada September 2021, setelah kota itu masuk kategori wilayah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.
“Pelaksanaan sekolah dipersiapkan pertemuan tatap muka setelah tengah semester pada September 2021,” tutur Wali Kota Depok Mohammad Idris di Depok, Rabu (25/8).
Mohammad Idris mengeluarkan Surat Keputusan Wali Kota Depok No 366 tahun 2021 mengenai Pemberlakuan PPKM Level 3. Idris menyebut sekolah tatap muka akan dilakukan secara terbatas pada bulan September 2021.
Berdasarkan Instruksi Mendagri No 35 tahun 2021, PTM terbatas oleh satuan pendidikan ataupun sekolah diizinkan untuk wilayah yang sudah masuk dalam kategori PPKM level 1 sampai 3.
Sementara itu, menurut peta zonasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 15 Agustus 2021, sebanyak 3. 521 lingkungan rukun tetangga (RT) atau 66,55 persen dari total 5.291 RT di Kota Depok masuk zona hijau alias zona tanpa kasus Covid-19.
“Terjadi kenaikan jumlah RT di zona hijau, sementara RT dengan zona merah, oranye, serta kuning mengalami penyusutan,” tutur Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana.
dia menjelaskan lingkungan RT yang berada di zona kuning tercatat sebanyak 1.508 (28,50 persen), zona oranye 244 (4,61 persen), serta lingkungan RT yang masih berada di zona merah 18 (0,34 persen).
Menurut Instruksi Menteri Dalam Negeri mengenai PPKM berbasis mikro di tingkat desa serta kelurahan, lingkungan RT dikategorikan berada di alam hijau apabila tanpa kasus Covid-19 serta digolongkan zona kuning apabila ada satu sampai 2 rumah dengan permasalahan Covid-19.
Lingkungan RT dengan kasus Covid-19 pada 3 sampai 5 rumah masuk kategori zona oranye serta RT dengan kasus Covid-19 pada 5 rumah ataupun lebih masuk zona merah.
Dadang menjelaskan angka kasus penularan virus corona di Kota Depok terus menurun serta secara keseluruhan area itu berada di zona oranye ataupun zona dengan risiko penularan Covid-19 sedang. (mg2)