Megapolitan

Pemkab Tangerang Temukan Kue Apem Berbahaya Dijual di Pasar

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Tangerang menguji 27 sampling pangan demi keamanan masyarakat menjelang Idulfitri 1442 Hijriah.

Sampling pangan ini diambil dari beberapa lokasi yakni Pasar Modern Intermoda, Kecamatan Cisauk dan Supermarket di AEON Mall Pagedangan, Jumat (7/5/2021).

Hasilnya ada satu sampel yang tidak lolos uji atau tidak memenuhi syarat yakni kue apem karena positif mengandung Rhodamin B atau zat pewarna tekstil.

Kepala Seksi Farmasi dan Pengawasan Keamanan Pangan Bidang Pelayanan Kesehatan, pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Desi Tirtawati mengatakan, pengawasan bertujuan untuk melindungi masyarakat​ dalam hal ketahanan pangan khususnya menjelang Idulfitri ini.

“Kita mengambil 27 sampling pangan dan kita menemukan satu yang tidak memenuhi syarat yaitu kue apem, yang diduga positif Rhodamin B atau pewarna tekstil,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (8/5/2021).

Untuk diketahui bahwa Rhodamin B adalah salah satu bahan pewarna sintesis makanan yang dilarang penggunaannya di Indonesia utamanya sejak 1985 melalui Peraturan Menteri Kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi juga telah mengumumkan bahwa zat tersebut berbahaya karena kandungan logam berat dan sifat kimiawinya

Rhodamin B merupakan pewarna sintetis berbentuk serbuk kristal, berwarna hijau atau ungu kemerahan, tidak berbau, dan dalam larutan akan berwarna merah terang  berpendar atau berfluorosensi. Rhodamin B merupakan zat warna golongan xanthenes dyes yang digunakan pada industri tekstil dan kertas, sebagai pewarna kain, kosmetika, produk pembersih mulut dan sabun.

Desi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam memilih makanan yang hendak dikonsumsi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button