• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Persoalan Formula E Tidak Berdampak terhadap Elektabilitas Anies Baswedan

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 7 November 2021 - 12:27
in Headline
Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penyelidikan yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan event internasional Formula E DKI Jakarta dinilai tidak berdampak terhadap elektabilitas (tingkat keterpilihan) Gubernur Anies Baswedan.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan hasil sejumlah survei, Anies Baswedan merupakan salah satu tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi, yang bisa diusung menjadi calon presiden (capres) 2024 mendatang.

BacaJuga:

Kemenhub Catat Jumlah Pemudik Dengan Angkutan Umum Naik 8,58 Persen

Serukan Gencatan Senjata, Paus Leo Sebut Perang Timur Tengah Skandal Dunia

Trump Ancam Iran, Teheran Siap Serang Balik Infrastruktur Energi AS

Pengamat Politik, Dedi Kurnia Syah, kepada Indoposco.id, Minggu (7/11/2021) mengatakan, sejauh ini skandal korupsi yang dilakukan perorangan, tidak secara signifikan menurunkan elektabilitas kelompok atau partai politik, bahkan banyak tokoh yang masih terpilih saat menghadapi kasus korupsi.

Baca Juga : Jadi Tuan Rumah Profesional, Golkar: Formula E Harus Disambut Gembira

“Sementara Formula E, jika terbukti ada skandal korupsi,maka itu aktivitas kolektif, bukan perorangan yang dibebankan kesalahan hanya pada Anies Baswedan, dengan catatan pengalaman, sangat kecil berdampak pada elektabilitas Anies,” ujar Dedi.

Namun, kata Dedi, tingginya intensitas kritik dari kelompok pembenci, membuat Anies Baswedan akan menghadapi persoalan elektabilitas cukup berat.

“Hanya saja Anies secara ketokohan ini menonjol, bukan soal ia populer, tetapi tingginya intensitas kritik dari kelompok pembenci. Ini yang membuat Anies menghadapi persoalan elektabilitas lebih berat dibanding tokoh lain,” kata Dedi.

Baca Juga : KPK Minta Keterangan dan Klarifikasi terkait Formula E DKI Jakarta

Dedi menjelaskan, KPK memiliki kewenangan menyelidiki, tetapi Anies juga punya pendukung setia yang siap menghalau isu yang dianggap tidak benar.

“Jika tidak hati-hati, juga tanpa argumentasi yang kuat, bisa saja justru KPK yang mendapat dampak, yakni penurunan kepercayaan publik, terlebih jika bersikap tidak sama dengan kasus besar yang sudah berjalan, sebut saja skandal Aziz Syamsuddin, Harun Masiku kader PDIP, termasuk isu internal yang membuat Lili Pintauli diputus bersalah oleh Dewan Pengawas KPK,” katanya.

Sementara ketika ditanya terkait terlambatnya KPK dalam menangani kasus Formula E ini, Dedi mengatakan KPK bukan penegak hukum, sehingga tidak bisa leluasa memeriksa tiap-tiap agenda besar yang dicurigai memiliki tendensi korupsi.

“Itulah mengapa ia (KPK) tidak dapat leluasa memeriksa tiap-tiap agenda besar yang dicurigai memiliki tendensi korupsi. Kita bisa baca catatan kinerja KPK selama ini, hampir semua kasus yang ditangani adalah aktivitas korupsi yang telah jelas, maka ada OTT (operasi tangkap tangan) atau penangkapan dengan sejumlah bukti yang sudah terkumpul,” kata Dedi.

Menurut Dedi, justru, menjadi aneh jika KPK menyelidiki Formula E tanpa ada bukti apa pun, lalu penyelidikan dimaksud mencari bukti, ini bisa saja bermuatan politis. (dam)

Tags: Anies BaswedanCapres 2024elektabilitasformula e

Berita Terkait.

Kemenhub Catat Jumlah Pemudik Dengan Angkutan Umum Naik 8,58 Persen
Headline

Kemenhub Catat Jumlah Pemudik Dengan Angkutan Umum Naik 8,58 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 12:15
Serukan Gencatan Senjata, Paus Leo Sebut Perang Timur Tengah Skandal Dunia
Headline

Serukan Gencatan Senjata, Paus Leo Sebut Perang Timur Tengah Skandal Dunia

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:32
Trump Ancam Iran, Teheran Siap Serang Balik Infrastruktur Energi AS
Headline

Trump Ancam Iran, Teheran Siap Serang Balik Infrastruktur Energi AS

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:43
Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Tarif Rp1
Headline

Macet Parah 8 Km, Jalur Bandung–Cianjur Diberlakukan “One Way”

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:32
Libur Lebaran, Pengunjung Ancol Tembus 35 Ribu Orang dalam Sehari
Headline

Perjanjian Dagang RI-AS, Prabowo Tegaskan Tidak akan Korbankan Negara

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:10
Yaqut Placed Under House Arrest, KPK Supervisory Board Urged to Probe Alleged Ethics Breach
Headline

Yaqut Placed Under House Arrest, KPK Supervisory Board Urged to Probe Alleged Ethics Breach

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:05

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2667 shares
    Share 1067 Tweet 667
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    931 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.