Headline

KPK Sebut Pelaporan Saksi di Persidangan Ganggu Independensi

INDOPOSCO.ID – Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan pelaporan saksi oleh pihak tertentu karena memberikan keterangan di persidangan yang sedang berlangsung dapat mengganggu independensi dan keberanian para saksi.

“Jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang melaporkan tindak pidana berupa dugaan penyampaian keterangan palsu dari seorang saksi pada saat proses persidangan berlangsung, karena hal itu dikhawatirkan bisa mengganggu independensi ataupun keberanian saksi-saksi untuk mengungkap apa yang dia ketahui dan rasakan dengan sebenar- benarnya,” tutur Ali Fikri kepada Antara di Jakarta, Kamis (7/10/2021).

Hal itu terkait dengan rencana pengusaha Syamsuddin Andi Arsyad atau haji Isam yang membuat laporan ke polisi terhadap seorang saksi yang dihadirkan KPK ke persidangan bernama Yulmanizar dengan aduan tindak pidana kesaksian palsu di atas sumpah, pencemaran nama baik dan/atau fitnah sebagaimana diatur dalam Pasal 242, 310, dan/atau Pasal 311 KUHP.

“Karena setiap keterangan para saksi sangat penting untuk majelis hakim dan jaksa penuntut untuk menilai fakta hukum suatu perkara yang pada gilirannya kebenaran akan ditemukan pada proses persidangan dimaksud,” ujar Ali.

Menurut Ali, keterangan dari seorang saksi atas apa yang dia ketahui dan alami sendiri untuk mengungkap suatu kebenaran di muka persidangan tentu akan dinilai oleh majelis hakim, jaksa penuntut dan pihak terdakwa maupun kuasa hukumnya

“Keterangan setiap saksi sebagai fakta persidangan juga akan dikonfirmasi dengan keterangan-keterangan lainnya serta diuji kebenarannya hingga bisa menjadi sebuah fakta hukum,” ujar ia.

Prinsipnya, Ali menyebutkan untuk bisa menjadi fakta hukum butuh proses sehingga KPK meminta semua pihak untuk sama- sama menghormati proses hukum yang tengah berlangsung tersebut.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button