• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Tetap Olahraga Saat Berpuasa, Cegah Dehidrasi dengan Minuman Isotonik

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 22 Maret 2023 - 17:33
in Gaya Hidup
ilustrasi olga

Ilustrasi orang sedang melakukan jogging. Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Saat memutuskan tetap olahraga meski sedang berpuasa, perlu diingat bahwa tubuh akan membutuhkan mineral dalam bentuk ion untuk menjaga keseimbangan cairan agar tidak dehidrasi. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengonsumsi minuman isotonik ketika berbuka.

Minuman yang dikenal dengan istilah sport drink itu merupakan salah satu produk minuman ringan yang mengandung gula, asam sitrat, dan mineral dengan komposisi elektrolit (ion positif dan ion negatif) yang mirip dengan cairan dalam tubuh, sebagaimana tertulis dalam keterangan resmi dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Rabu (22/3), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

Semarak Kemerdekaan, Swiss-Belhotel Pondok Indah Luncurkan “Podjok Ningrat”

Surga Kuliner Nusantara! Festival ‘Kampung Legendaris’ Mal Ciputra Jakarta Boyong Santapan Lintas Generasi Tanpa Perlu Keluar Kota

Semarak HUT ke-81 RI, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan “Spirit of Independence”

Diketahui, tubuh mengandung beragam mineral dengan fungsi yang berbeda-beda. Di antaranya natrium yang berperan menjaga keseimbangan asam-basa tubuh; klorida untuk penjaga pH, keasaman darah, dan proses pencernaan; kalium untuk menjaga volume cairan tubuh dan fungsi sel; magnesium untuk menyehatkan tulang; dan kalsium untuk menjaga kesehatan gigi, tulang, saraf dan otot. Mineral-mineral itu lah yang disebut dengan elektrolit.

Setelah beraktivitas berat atau berolahraga, elektrolit akan keluar bersama cairan tubuh melalui keringat atau air seni. Di sisi lain, kadar elektrolit harus tetap terjaga sehingga fungsi-fungsi tubuh bisa berjalan dengan baik.

Saat memilih produk minuman isotonik, tentu sebagai seorang muslim harus memperhatikan halal-haramnya.

Dalam minuman isotonik, berperan sebagai salah satu penentu rasa dan penyuplai karbohidrat energi bagi tubuh. Titik kritis kehalalannya terletak pada proses pemutihan karena menggunakan arang aktif atau resin penukar ion.

Arang aktif bisa berasal dari tempurung kelapa, serbuk gergaji, batu bara, atau tulang hewan. Jika menggunakan bahan-bahan nabati, maka tak perlu diragukan kehalalannya. Namun jika arang aktif tersebut berasal dari hewan, maka harus dipastikan berasal dari hewan halal yang disembelih secara syariah.

Kemudian, penggunaan perisa (flavour) dan cloudifier (zat pengkabut) juga harus diperhatikan. Keduanya dapat menggunakan bahan turunan dari lemak yang berasal dari hewan maupun nabati. Jika berasal dari hewan, perlu dipastikan bersumber dari hewan yang halal.

Saat pembuatan minuman isotonik, ada penambahan senyawa garam atau mineral, seperti natrium sitrat (Na-Sitrat), kalsium laktat (Ca-laktat) yang merupakan hasil reaksi senyawa kimia dengan produk mikrobial (asam sitrat dan asam laktat). Demikian juga asam askorbat termasuk produk mikrobial.

Menurut Halal Audit Quality Board LPPOM MUI Mulyorini R. Hilwan, titik kritis produk mikrobial adalah apakah mikroba yang digunakan murni atau Genetically Modified Organism (GMO). Jika berasal dari GMO, maka harus dipastikan bukan berasal dari genetika manusia atau babi.

“Mikroba yang digunakan juga harus dipastikan bebas cemaran babi. Media untuk menumbuhkan mikroba menjadi salah satu hal yang paling kritis,” ujar Mulyorini.

“Titik kritis media mikrobiologi terletak pada sumber nitrogen untuk nutrien pertumbuhan mikrobanya, yang bisa saja berasal dari ekstrak daging atau pepton hidrolisis daging. Daging inilah yang perlu ditelusur berasal dari hewan halal yang disembelih sesuai syariah Islam,” lanjutnya.

Terakhir, bahan pengawet minuman isotonik juga harus diperhatikan halal, seperti benzoat, asam laktat dan asam askorbat. Selain itu, pastikan juga memenuhi persyaratan keamanan pangan. (mg1)

Tags: dehidrasiLPPOM MUIminuman isotonikMUIolahragapuasaRamadan

Berita Terkait.

swissbell
Gaya Hidup

Semarak Kemerdekaan, Swiss-Belhotel Pondok Indah Luncurkan “Podjok Ningrat”

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:06
Festival-Kuliner
Gaya Hidup

Surga Kuliner Nusantara! Festival ‘Kampung Legendaris’ Mal Ciputra Jakarta Boyong Santapan Lintas Generasi Tanpa Perlu Keluar Kota

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:13
grandhika
Gaya Hidup

Semarak HUT ke-81 RI, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan “Spirit of Independence”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:02
V23
Gaya Hidup

Antusiasme Konsumen Menguat, iCAR Catat Lebih dari 1.000 SPK di GIIAS 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:08
changan
Gaya Hidup

Changan Makin Dekat dengan Masyarakat Bali, Dealer 3S Resmi Beroperasi di Jimbaran

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:17
Asus
Gaya Hidup

ASUS ExpertBook P5 G2, Teman Kerja Ringkas dengan Performa dan Fitur AI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3700 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.