• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Kenali Varian Omicron, Cegah Gelombang Ketiga

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 9 Januari 2022 - 08:10
in Gaya Hidup
omicron

Ilustrasi virus Covid-19 varian baru Omicron. Foto: Antara/Andi Firdaus

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Siloam Hospitals Semarang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap peningkatan penularan Covid-19 varian Omicron melalui bincang kesehatan bertajuk ‘Kenali Varian Omicron, Cegah Gelombang Ketiga’ pada kanal live Instagram, Jumat (7/1/2022).

Dokter Spesialis Patologi Klinik dari Siloam Hospitals Semarang, dr. Nalurita Ng. Sp. PK mengatakan, mengacu pada data WHO, karakteristik varian Omicron yang cepat menular temasuk kemampuan virus guna menyebabkan suatu penyakit.

BacaJuga:

Jung E Chan dan Joo Se Bin Semakin Dekat dalam Drama Doctor Shin

Aktris Moon Geun Young Tampilkan Perubahan Penampilan Usai Sembuh dari Penyakit Langka

Lee Hyori Kembali Mengajar Yoga, Lee Sang Soon Aktif Siaran Lagi Usai Masa Berkabung

“Varian Omicron menjadi VOC (Varian of Concern) karena sifatnya yang sangat menular dan ada kemungkinan penurunan efektivitas alat diagnostic dan vaksin yang ada sekarang,” ujarnya.

Baca Juga : Cegah Meluasnya Kasus Omicron, Ini 5 Hal yang Perlu Diperhatikan

dr. Nalurita menjelaskan, varian ini menular dengan cepat dan dapat me Re-infeksi penyintas atau yang sudah mendapatkan dosis vaksin. Meskipun hingga saat ini, risiko rawat inap, gejala berat bahkan kematian akibat varian Omicron tergolong rendah.

“Tapi kita harus tetap waspada karena semakin banyak yang kena, semakin tinggi risiko kelompok rentan (lansia, anak-anak dan komorbid) untuk terkena, meningkatkan angka keterisian RS, RS penuh, lama-lama yang butuh penanganan bisa tidak tertangani,” bebernya.

PCR sebagai Deteksi Akurat

Sejak ditetapkannya status pandemi Covid-19 pada Maret 2019, hingga saat ini Covid-19 telah mengalami mutasi ke beberapa varian, yaitu Alpha, Beta, Delta dan yang terkini saat ini adalah varian Omicron. Pemeriksaan yang paling ideal untuk mendeteksi infeksi Covid-19 sampai saat ini dapat dilakukan dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction).

Baca Juga : Kasus Omicron Didominasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri, Mayoritas dari DKI

“Metode swab test atau usap digunakan untuk mengambil sampel dari hidung dan tenggorokan,” kata dr. Nalurita.

Sementara, penelitian menjelaskan varian Omicron lebih dominan di daerah ‘Bronchus’ tidak seperti varian Delta yang lebih dominan di parenkim paru. Dari hal ini, bisa diindikasikan betapa varian ini akan keluar menyebar apabila si ‘carrier’, hanya dengan batuk saja. Dan masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa VOC ini tidak berbahaya.

Nalurita menjelaskan, masyarakat perlu memperhatikan MIS-C atau Multisystem Inflammatory Syndrome in Children, yaitu kumpulan syndrome akibat Covid-19 pada anak-anak. Angka kejadian memang sedikit, tapi berisiko fatal sampai kematian.

“Ada banyak informasi tentang pengembangan virus yang beredar. Misalnya virus Flurona’ yang bukan varian baru dari Corona dan sebenarnya adalah ‘ko-infeksi’ satu sama lainnya. Sedangkan ‘Delmicron’ sendiri juga belum dapat disebut VOC menurut para ahli WHO,” beber dr. Nalurita.

Oleh karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat dapat secara bijak memilih informasi sesuai sumber yang jelas keakuratannya, termasuk secara kontinyu menjalankan protokol kesehatan, seperti 5M + 3T + vaksinasi dan tentunya hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga. (arm)

Tags: kesehatanOmicronpandemi covid-19siloam hospitals semarangVarian Omicron

Berita Terkait.

jung
Gaya Hidup

Jung E Chan dan Joo Se Bin Semakin Dekat dalam Drama Doctor Shin

Sabtu, 18 April 2026 - 17:07
moon
Gaya Hidup

Aktris Moon Geun Young Tampilkan Perubahan Penampilan Usai Sembuh dari Penyakit Langka

Sabtu, 18 April 2026 - 15:45
lee
Gaya Hidup

Lee Hyori Kembali Mengajar Yoga, Lee Sang Soon Aktif Siaran Lagi Usai Masa Berkabung

Sabtu, 18 April 2026 - 14:14
Jin
Gaya Hidup

Begini Jawaban Tegas Jin BTS Soal Peluang Berkarier di Dunia Akting

Sabtu, 18 April 2026 - 06:23
Phenomenon
Gaya Hidup

HYBE, SM, JYP dan YG Bersatu Garap Festival Global “Phenomenon”

Sabtu, 18 April 2026 - 04:01
Jiyeon
Gaya Hidup

Jiyeon T-ARA Jadi Sorotan, Penampilan Terbaru yang Terlalu Kurus Picu Perdebatan

Sabtu, 18 April 2026 - 02:19

BERITA POPULER

  • Halalbihalal

    Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    766 shares
    Share 306 Tweet 192
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.